NEWS UPDATE

Korupsi Di BPJN Maluku, Jaksa Dalami Keterangan Pembuat Body Speed Boat

RakyatMaluku.com – TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Ke­jati) Maluku masih mendalami keterangan pemilik galangan kapal sekaligus pem­buat body speed boat inisial F, yang sebe­lumnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Speed Boat pada Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) Wilayah XVI Maluku dan Maluku Utara (Malut) tahun anggaran 2016, beberapa hari lalu.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Samy Sapulette, didalaminya keterangan saksi F beserta saksi-saksi lainnya itu untuk membuat terang suatu perbuatan tindak pidana yang terjadi, serta menemukan tersangkanya ditahap penyidikan.

“Terkait perkembangan kasus dugaan korupsi proyek di BPJN, saat ini Penyidik masih mendalami keterangan pemilik galangan kapal sekaligus pembuat body speed boat inisial F,” ucap Samy, saat dikonfirmasi koran ini, tadi malam.

Ditanya soal calon tersangka, Samy mengaku belum mendapatkan informasi tersebut dari Jaksa Penyidik. “Calon tersangka tentunya masih menjadi rahasia Penyidikan, dan sejauh ini juga saya belum mendapat informasi tersebut dari Jaksanya,” tan­dasnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2015 BPJN Wila­yah XVI Maluku dan Maluku Utara mendapat alokasi dana sebesar Rp 4 miliar lebih. Dana ter­sebut diperuntukan guna pengadaan dua unit speed boat.

Setelah melalui proses pelelangan, CV. Damas Jaya dinyatakan sebagai pemenang. Dalam perjalanannya, CV Damas Jaya tidak mengerjakan proyek tersebut sesuai dokumen. Dimana dalam dokumen kontrak disebutkan kedua unit speed boat tersebut haruslah dibuat atau dibangun. Namun CV. Damas Jaya selaku rekanan proyek tersebut malah membeli dua unit speed boat yang sudah jadi.

Kedua unit speed boat tersebut dibeli CV. Damas Jaya seharga Rp 1,2 miliar per unitnya. Jadi total anggaran yang digunakan CV. Damas Jaya guna membeli dua unit speed boat tersebut adalah sebesar Rp 2.4 miliar. Sisanya sebesar Rp 1,6 miliar lebih tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh Direktur CV. Damas Jaya. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top