NEWS UPDATE

Korupsi Reverse Repo Obligasi Bank Maluku, Jaksa Siapkan Surat Panggilan Saksi

RakyatMaluku.com – TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku telah men­yiapkan surat panggilan ter­hadap saksi-saksi guna men­jalani pemeriksaan dalam kasus korupsi penjualan dan pembelian surat-surat hutang/ Reverse Repo Obligasi pada Kantor Pusat PT. Bank Maluku – Malut tahun anggaran 2011 – 2014 sebesar Rp 238,5 miliar.

Menurut Kasi Penkum Kejati Maluku Samy Sapulette, pemeriksaan saksi-saksi itu un­tuk melengkapi berkas perkara ter­sangka Idris Rolobessy sela­ku mantan Dirut Bank Maluku dan tersangka Izaack Thenu selaku mantan Direktur Kepatuhan Bank Maluku, di tahap penyidikan.

“Kasusnya masih jalan. Saat ini Jaksa Penyidik telah menyiapkan surat panggilan kepada saksi-saksi. Semoga, saksi-saksi yang dipanggil nanti dapat hadir untuk menjalani pemeriksaan, sehingga proses penyidikannya cepat rampung,” kata Samy, saat dikonfirmasi koran ini, via selulernya, tadi malam.

Ditanya soal total kerugian keuangan negara yang diakibatkan kedua tersangka itu, Samy mengaku, saat ini Jaksa Penyidik dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Maluku masih terus berkoordinasi untuk kepentingan perhitungan kerugian keuangan negaranya.

“Koordinasi anatara Jaksa Penyidik dan BPKP masih terus dilakukan guna percepatan audit kerugian negara yang diakibatkan tersangka Idris Rolobessy dan tersangka Izaack Thenu,” jelas Samy.

Untuk diketahui, Bank Maluku saat itu mener­bitkan obligasi sebesar Rp 300 miliar dalam bentuk tiga seri, yakni seri A sebesar Rp 80 miliar yang telah dilunasi pada 2013. Seri B Rp 10 miliar telah dilunasi pada 2015. Dan Seri C sebesar Rp 210 miliar jatuh tempo pada Januari 2017.

Berdasarkan hasil pemeriksaan rutin pada 2014, ditemukan transaksi penjualan dan pembelian surat-surat hutang/obligasi pada Kantor Pusat PT. BPDM sebesar Rp 238,5 miliar. Selain itu, OJK menemukan transaksi yang sama sebesar Rp 146 miliar dan USD 1.250 ribu. Kedua transaksi itu dilakukan pihak Bank dengan PT. AAA Sekuritas. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top