Uncategorized

KPU Aru Tetapkan DPSHP Sebanyak 59.650

RakyatMaluku.com – KOMISI Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Aru telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) sebanyak 59.650 yang terdiri dari laki-laki 30.311 dan Perempuan sebanyak 29.339.

Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno yang digelar tanggal 23 Juli 2018 bertempat di aula Penginapan Suasana Baru, Dobo.

Jumlah ini mengalami peningkatan dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan pada tanggal 16 Juni lalu yaitu sebanyak 58.335.

Penetapan DPSHP digelar dalam rapat Pleno yang dipimpin Ketua Devisi Data KPU Kepulauan Aru, Imran Patikaloba dan dihadiri tiga Komisioner lainnya, diantaranya, Mustafa Darakay, Yoseph S. Labok dan Florentina Wolanteri serta Pimpinan Partai Politik Pesera Pemilu dan Bawaslu Kepulauan Aru.

Hal ini dikatakan Komisioner KPU Kepulauan Aru, Yoseph S. Labok kepada media ini kemarin.

“Ada penambahan jumlah pemilih sebanyak 1.315. Jumlah ini didapat saat warga yang tidak atau belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara kemudian memberikan tanggapan dan Masukan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) maka kita akomodir dalam DPSHP sepanjang benar-benar memenuhi syarat, “ kata Labok.

Selanjutnya, DPSH ini menurut Labok, akan dikembalikan kepada PPS melalui PPK untuk di umumkan kepada Masyarakat guna mendapat masukan dan tanggapan sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) antara tanggal 15 – 21 Agustus 2018.

Bukan hanya Daftar Pemilih Sementara yang diperkirakan akan mengalami peningkatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Kepulauan Aru juga ikut bertambah.

Dimana, pada Pemilihan Gubernur Maluku dan Wakil Gubernur Maluku, Jumlah TPS sebanyak 233 buah. Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 naik menjadi 302 TPS yang tersebar di 119 Desa dan dua Kelurahan serta 10 kecamatan.

“Dalam pemetaan TPS dengan berbasis setiap TPS 300 Pemilih maka jumlah TPS bertambah. Angka ini baru final setelah Penetapan Daftar Pemilih Tetap,” demikian Labok. (NAM)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top