NEWS UPDATE

KPU Maluku Tetapkan 1.207,994 DPT Pemilu 2019

RakyatMaluku.com – Kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 kian mendekat. Kesiapan dan tahapan untuk pelaksanaannya pun telah dilaksanakan hingga pada tahap penetapan Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), baik dari pusat hingga Daerah.

Untuk Provinsi Maluku sendiri, Sebanyak 1.207,994 DPT Pemilu 2019 telah ditetapkan KPU Provinsi Maluku. DPT tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan KPU Provinsi Maluku nomor 947/HK.03.2-Kpt/81/PROV/VIII/2018 ten­tang penetapan DPT Pemilu 2019 tingkat Provinsi Maluku dan disahkan dalam disahkan dalam Rapat Pleno KPU Provinsi Maluku yang berlansung di Amaris Hotel Ambon, Rabu 29 Agustus 2018.

Dalam rinciannya, DPT Kota Ambon 216.027 yang tersebar di 908 TPS, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) sebanyak 303.477 DPT untuk 1.329 TPS, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sebanyak 150.520 DPT untuk 616 TPS, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebanyak 97.701 DPT untuk 454 TPS, Kabupaten Buru mencapai 92.445 DPT untuk 404 TPS.

Selanjutnya, DPT Kabupaten Buru Selatan (Bur­sel) mencapai 53.524 DPT untuk 263 TPS, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) sebanyak 76.809 DPT untuk 375 TPS, Kota Tual 183 TPS dengan jumlah DPT 43.375, Kabupaten Maluku Tenggara barat (MTB) jumlah TPS 299 dengan DPT 64.447, kepulauan Aru 310 TPS dengan jumlah DPT sebanyak 58.668, sementara DPT kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mencapai 25.183 dengan jumlah TPS 253. Sehingga total keseluruhan DPT di Maluku sebanyak 1.207,994.

Komisioner Divisi Data KPU Provinsi Maluku, Hanafi Renwarin kepada wartawan usai penetapan DPT mengatakan, DPT yang telah ditetapkan dan disahkan melalui rapat Pleno KPU itu akan diumumkan di 5.394 TPS yang tersebar di 1.231 desa/kelurahan yang ada di 11 Kabupaten /Kota.

“Kita akan tetap mengumumkan DPT yang sudaah ditetapkan ini di masing-masing TPS yang sudah barang tentu berbasis RT/RW. Kami berharap, Masyarakat bias proaktif untuk mengecek namanya di DPT yang telah disahkan,” ujarnya.

Kata Hanafi, andai kata ada warga yang namanya tidak terdaftar di DPT, namun yang bersangkutan memiliki administrasi kependudukan maupun yang belum memiliki administrasi kependudukan tapi dia sudah memenuhi syarat memilih dengan usia minimal 17 Tahun atau bagi TNI/Polri yang telah pensiun, wajib hukumnya melapor ke pihak Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau langsung ke Kabupaten/Kota untuk dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan.

“Jadi, meskipun DPT untuk Pemilu 2019 ini telah ditetapkan dan disahkan, tetapi masih ada ruang bagi warga yang usianya sudah mencapai syarat memilih. Begitu pun dengan para anggota TNI/Polri yang telah pensun dari jabatannya. Tetapi harus melapor dulu ke PPS atau KPU Kabupaten/Kota untuk dapat dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan,” tandasnya. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top