AMBONESIA

Kurangi Macet, DPRD Minta Pemkot Rekayasa Lalin

RakyatMaluku.com – KONDISI lalu lintas (Lalin) di Kota Ambon akhir-akhir ini bak seperti kota Besar lainnya di Jakarta. Pasalnya, Dengan kondisi geografis Kota Ambon yang begitu kecil dan bertambahnya kendaraan, baik roda dua maupun kendaraan roda empat membuat beberapa titik arus lalulintas mati total.

Sehingga kemacetan di Kota Ambon itu kerap terjadi saat masyarakat Kota Ambon mulai melaksanakan aktivitas keseharian di pagi hingga siang. Tak hanya itu, kemacetan juga terjadi pada saat jam pulang kantor terutamaa di jalan Tulukabessy dan jalan Jenderal Sudirman.

Upaya untuk mengatasi kemacetan di Kota Ambon, sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah berencana untuk membangun jalan bawah tanah atau underpass yang dikerjakan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Maluku.

Namun, rencana pembangunan underpass itu terganjal, lantaran pembebasan lahan yang tak kunjung selesai, sehingga rencana tersebut belum terealisasi. Untuk mengurangi tingkat kemacetan yang kerap terjadi di Kota Ambon saat ini, anggota komisi III Dewan perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Ambon, Marcus Pattiapon meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon maupun Provinsi lebih responsif terhadap kondisi kemacetan yang terjadi belakangan ini di Kota Ambon.

Menurut dia, kemacetan yang terjadi di Kota Ambon belakangan ini sudah cukup meresahkan masyarakat untuk ukuran kota sekecil Kota Ambon. Dan karena persoalan ini sudah berlarut-larut, maka mestinya pemkot mencari jalan keluar untuk mengatasinya. “Apakah memang itu harus meneruskannya kepada pihak pemprov jikalau pemkot sudah tidak bisa lagi menyelesaikannya melalui dinas perhubungan dan kepolisian, tetapi paling tidak pemkot tidak harus tinggal diam,” ujar pria yang akrab disapa Max Pattiapon ini.

Kata Max, pemkot harus membicarakan masalah kemacetan itu dengan pihak pemprov maupun dengan pihak jalan nasional agar ada solusi. Karena, jangan sampai masyarakat hilang kepercayaan terhadap pihak Pemkot terait masalah kemacetan yang berlarut-larut dari pagi hingga malam hari di jalur jln Tulukabessy sampai di jln Jenderal Sudirman itu.

Kata Max, sekiranya harus ada solusi untuk bagaimana merekayasa lalulintas, yang mana merupakan sebuah skenario yang harus dibangun oleh Pemkot dalam hal ini Dishub dan tetntu tidak usah mempertimbangkan faktor lain lagi, bahwa mau kendaraan itu muternya jauh itu tidak jadi soal.

“Yang terpenting adalah bisa terurai dan Ambon mesti bebas dari kemacetan, apalagi saat memasuki bulan suci Ramdhan ini kan semakin padat kendaraan.” Lanjut dia, jika sudah ada rekayasa lalulintas yang diskenariokan oleh Dishub dan juga pihak kepolisian lalulintas, pastinya masyarakat juga dengan sendirinya akan mengikuti apa yang direkayasa oleh pemerintah. “Yang penting ada biat baik untuk memulai kegiatan itu sebagai solusi mengatasi kemacetan yang ada di Kota Ambon belakangan ini,” ujar dia. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top