NEWS UPDATE

Longsor Di Gunung Botak, 2 Tewas

Gunung Botak

RakyatMaluku.com – AKTIFITAS penambangan emas ilegal di Gunung Botak, Desa Dava, Kecamatan Wamsait, Kabupaten Buru, kembali makan korban. Bekas galian tambang emas tersebut, Kamis malam 3 Agustus 2018, sekira pukul 22.00 WIT, longsor, mengakibatkan dua penambang tewas tertimbun. Yakni Ner (30) penambang yang berasal dari Jawa Barat, dan Luther Lehalima, asal Skilale Buru. Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka-luka yakni Aji (42) dan Bani (41) .

Sebelum longsor menewaskan dua penambang itu, sejumlah penambang hendak menambang di lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) milik milik Lis Towely. Setelah berada di dompeng tempat dilakukan penambangan, tiba-tiba longsor, dan menimbun dua penambang, sedangkan lainnya bisa menyelamatkan diri.

Dua korban tewas itu kemudian dievakuasi, Jumat dini hari 4 Agustus 2018, sekira pukul 01.30 WIT melalui Jalur Lokon menuju Desa Debowae.

Ner, disemayamkan di Unit 18, Desa Debowae, dan direncanakan jenazahnya dipulangkan ke kampung halamannya di Jawa Barat, sedangkan Luther Lehalima, dikembalikan ke kampungnya di Skilale. Selain peristiwa longsor, Jumat, 3 Agustus 2018, kemarin, sekitar pukul 08.30 WIT, dite­mukan seekor sapi milik warga Desa Dava, juga terpapar mati dekat tromol penambang asal sulawesi. Sapi ini ditemukan Manasaleh Besan.

Kapolres Buru AKBP Adityanto Budi Satrio yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya longsor di PETI milik Lis Towely. Kata dia, kejadian ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.

“Iya, betul ada longsor di sekitar dompeng milik penambang. Dua orang meninggal dunia dan dua warga lainnya luka-luka. Luka ringan saja,” ujar Adityanto Budi Satria.

Dikatakan sete­lah mendapatkan kabar terjadinya longsor di kawasan penghasil emas itu, anggotanya langsung melakukan evakuasi, termasuk mengamankan TKP, dan melakukan penindakan terhadap pemilik dompeng.
“Petugas lapangan kami sempat melakukan eva­kuasi. Selanjutnya melakukan police line TKP dan menutup lokasi serta melakukan penindakan terhadap pemilik dompeng,” jelasnya.

Disinggung mengenai adanya sapi mati dekat tromol penambang ilegal, mengatakan belum mendapatkan laporan tersebut.

“Saya belum dapat informasi matinya sapi dekat tromol,” tandasnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top