AMBONESIA

LP2M IAIN Ambon Gelar Training Imam dan Guru TPQ se-Kairatu

Pimpinan dan staf LP2M IAIN Ambon berpose dengan para imam dan guru TPQ se-Kecamatan Kairatu dan Kairatu Barat, Kabupaten SBB, usai pembukaan Pelatihan Khatib, Imam dan Guru TPQ di Madrasah Aliyah Waimital, SBB, Sabtu, 12 Mei 2018.

RakyatMaluku.com – LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menggelar pelatihan kepada para khatib, imam dan guru Taman Pengajian Quran (TPQ) se-Kecamatan Kairatu dan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Pelatihan yang digelar selama dua hari ini, dipusatkan di Madrasah Aliyah, Desa Waimital, SBB, Sabtu, 13 Mei 2018.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Ketua LP2M IAIN Ambon, Dr. Ismail Tuanany, menyebutkan, digelarnya kegiatan ini sebagai bentuk dukungan IAIN Ambon kepada masyarakat dalam membangun dan meningkatkan sumber daya manusia di daerah ini. Disadari bahwa, keberadaan IAIN Ambon di masyarakat tidak ingin seperti menara gading, yang hanya berdiri megah di tengah-tengah masyarakat, tapi, lewat lembaga-lembaganya, seperti Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), IAIN Ambon mampu hadir untuk mengisi ruang-ruang aktivitas masyarakat, termasuk mengadakan pelatihan-pelatihan seperti ini.

Kiranya, lewat pelatihan dan penguatan pengetahuan kepada para khatib, imam dan pengajar TPQ ini, dapat membantu dan memotivasi mereka, untuk terus memiliki semangat dalam menjalankan peran dan tugasnya masing-masing. Sebab, baik menjadi khatib, imam maupun guru TPQ, tidak mendapatkan upah layaknya seorang PNS atau guru di sekolah. Pekerjaan yang ditekuni para khatib, imam maupun guru-guru TPQ ini, dilakukan secara ikhlas dan sukarela tanpa gaji. Untuk itu, kiranya lewat pelatihan ini, dapat menyemangati terus kerja mereka, agar tidak mudah rapuh dalam melakukan fungsi dan perannya baik sebagai khatib, imam maupun guru TPQ.

Sebenarnya, kata dia, pundak umat ada di antara para khatib, imam maupun guru-guru TPQ ini. Maka, sedianya harus ada kepeduliaan khusus dari pemerintah terhadap mereka. Ia berharap, dari kegiatan ini ada harapan untuk bersama-sama dengan masyarakat menghargai profesi para khatib, imam serta guru-guru TPQ, atas tugas mulianya ini.
Sementara itu,Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat LP2M IAIN Ambon, Dr. Muh Rahanyantel, dalam laporannya menyebutkan, Pelatihan Khatib, Imam dan Guru TPQ di Kecamatan Kairatu dan Kairatu Barat, Kabupaten SBB ini diikuti oleh peserta sebanyak 30 orang lebih, yang terdiri dari para khatib, imam masjid dan guru-guru TPQ. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini, diisi oleh pemateri dari IAIN Ambon, Kemenag SBB, serta KUA Kecamatan Kairatu dan Kairatu Barat.

Kata dia, kegiatan yang dilangsungkan di Madrasah Aliyah Waimital ini bertujuan, untuk memboboti pengetahuan para khatib, imam dan guru-guru TPQ dalam melaksanakan tugas-tugasnya baik di masjid maupun dalam pengajaran khusus guru TPQ. Tentu, pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari program LP2M IAIN Ambon di bidang Pengembangan Masyarakat.

Sebab itu, sebagai koordinator pelatihan, ia berharap agar melalui kegiatan pelatihan ini, para khatib, imam dan guru-guru TPQ yang menjadi peserta, dapat sharing pengalaman dan pendapatnya selama menjalankan tugas, untuk sama-sama berbagi dalam rangka meningkatkan peran dan fungsi masjid yang tidak hanya sebagai tempat untuk kegiatan sholat lima waktu saja.

Tapi, kiranya masjid dan TPQ dapat menjadi tempat untuk juga mengkaji dan melihat persoalan-persoalan sosial, ekonomi di masyarakat. Misalnya, bagaimana memecahkan persoalan tentang peningkatan ekonomi masyarakat.

Pelatihan yang mendapat antusias dari para khatib, imam dan guru TPQ, karena dianggap baru pertamakali dilakukan ini, mengusung tema, “Penguatan Kompetensi Khatib, Imam dan Guru TPQ dalam membangun peradaban Muslim Seram Bagian Barat yang religius.’ (WHL)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top