HUKRIM

Lucas Loluan Dituntut 5 Tahun Penjara

– Korupsi Dana Operasional Kantor PT Pos Cabang Tepa

RakyatMaluku.com – MANTAN Kepala Kantor PT Pos Cabang Tepa, Kecamatan Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Lucas Loluan (51), dituntut pidana penjara selama lima tahun, denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan, dan dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri MBD. Sebab, perbuatan terdakwa Lucas Loluan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana sisa operasional Kantor Pos Tahun 2017 sebesar Rp 300 juta.

“Menyatakan, perbuatan terdakwa Lucas Loluan terbukti melanggar Pasal 2 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi,” ucap JPU Danang, saat membacakan amar putusannya, di Pengadilan Tipikor Ambon, Senin, 21 Mei 2018.

JPU dalam dakwaannya menjelaskan, pada tahun 2017 terdapat anggaran sisa operasional Kantor PT Pos Cabang Tepa sebesar Rp 300 juta. Sesuai mekanisme, dana sisa itu seharusnya disetor kembali melalui Kantor Pos Saumlaki ke Kantor Pos Induk di Kota Tual.

Namun, terdakwa menggunakan kewenangan dan kekuasaannya sebagai kepala kantor pos saat itu dengan menggunakan anggaran sisa operasional sebesar Rp 300 juta untuk kepentingan pribadinya.

Usai mendengar pembacaan tuntutan JPU, majelis hakim yang diketuai Pasti Tarigan kemudian menunda persidangan hingga Senin pekan depan, dengan agenda sidang Pleidoi (Pem­belaan) oleh terdakwa melalui pe­nasehat hukumnya. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top