ADVETORIAL

MAN 3 SBT Tahun Ini Terapkan Ujian Nasional Berbasis Android

BERBEDA  dengan sekolah lainnya,  jika pelaksanaan Ujian Nasional ((UN) dilaksanakan Berbasis Komputer (BK), namun tidak bagi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Desa Namalean Sekaru, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). 

Madrasah ini akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Android. Mekanisme antara berbasis Komputer dan Android tetap sama. Hanya saja yang membedakan adalah sisi ukuran tampilan dan sedikit kerumitan. Perangkat Handphone Android yang dimiliki setiap siswa nantinya disinkronkan ke server yang sudah disediahkan.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, M. Hanafi Rumatiga mengatakan, pelaksanaannya bukan lagi berada pada tahap coba-coba. Melainkan komitmen untuk mensukseskan pelaksanaan ujian nasional dengan sistem online sekaligus mendukung program pemerintah.

Rumatiga mengungkapkan, untuk mengujinya, pihak Madrasah telah mengaplikasikannya melalui berbagai aktifitas mulai dari simulasi ujian, ujian tengah semester, ujian semester.

Proses-proses ujian inipun berlangsung menggunakan sistem Android dan hasilpun sangat positif.

“Nah, kalau penerapannya pada ujian semester dan tengah semester sudah berlangsung baik maka tidak mustahil pelaksanaan Ujian Nasional (UN) juga dapat dilaksanakan berbasis Android.”ungkap Rumatiga, Kamis 7 Februari 2019.

Diakui, meskipun menggunakan sistem Android sedikit mengalami kerumitan lantaran fasilitas perangkat yang digunakan berukuran kecil namun persoalan itu telah diatasi. Siswapun telah diperbiasakan.

”Saya kira tidak ada masalah. Sebab, siswa sudah  dilatih bagaimana menyelesaikan soal-soal ujian menggunakan perangkat Handphone Android,”akui Rumatiga.

Dia menambahkan, berdasarkan laporan Kepala Madrasah setempat, akses jaringan internet wilayah tersebut juga sangat mendukung. Sehingga peluang melaksanakan ujian nasional berbasis Android sangat dimungkinkan.

Bagi Rumatiga, jika proses ujian nasional berbasis Android ini sukses dilaksanakan, maka kedepan tidak menutup kemungkinan UNBK berbasis Android juga diterapkan kepada madrasah-madrasah lain di Maluku yang selama ini masih kesulitan dengan peralatan laptop maupun komputer.

“Ini akan menjadi contoh bagi madrasah lain yang memiliki keterbatasan fasilitas pendukung UNBK,” kunci Rumatiga.(CIK)

 

Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Ambon, saat mengikuti program Shalat Dhuha dan Tilawatil Qur”an pada Kamis 7 Februari. Program ini berlangsung selama dua hari dalam seminggu dimulai dari Hari Selasa dan Hari Kamis.

Ribuan Siswa Madrasah Bakal “Hijaukan” Kota Bula

RIBUAN siswa Madrasah peserta Perkemahan Pramuka Madrasah Daerah (PPMD) bakal menggelar penanaman pohon disepanjang Kota Bula.

Program penghijauan yang bakal menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) ini merupakan rangkaian dari kegiatan PPMD pada Bulan Juli mendatang di lokasi Wisata Gumumae Beach.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah M. Hanafi Rumatiga mengatakan, program penanaman pohon tersebut bertujuan selain sebagai pembinaan kelestarian lingkungan hidup, meningkatkan rasa cintah siswa terhadap area penghijauan juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar benar-benar menjaga kelestarian lingkungan dengan tetap memperhatikan tanaman yang sudah ditanami oleh siswa madrasah.

”Nanti, Kota Bula kedepan benar-benar hijau. Walaupun dibawa perut buminya terkandung minyak bumi tapi alamnya tetap hijau dan lestari,”kata Rumatiga, Kamis 7 Februari 2019.

Sejauh ini kata Rumatiga, dukungan Pemerintah Kabupaten SBT sangat positif atas rencana realisasi event akbar pramuka madrasah itu.

“Bupati SBT juga sudah menyampaikan dukungannya meskipun kami baru sebatas koordinasi lisan,”ujar Rumatiga.

Untuk anak pohon yang bakal ditanam lanjut Rumatiga, pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan dinas Pertanian setempat sehingga anakan-anakan pohon itu disiapkan.

“Jadi dalam PPMD ini semua siswa pada tiga jenjang dilibatkan. Mereka akan berpartisipasi menghijaukan Kota Bula,”kunci Rumatiga.(CIK)

 

Tak Ingin Gagal Di KSM, MTsN 1 Ambon Perkuat Pembinaan Siswa

MOMENTUM perhelatan seleksi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2018 kemarin menjadi catatan penting bagi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Ambon untuk kembali berbenah. Ditahun itu, cita-cita merebut tiket ke kanca Nasional terkandas.

Padahal, pada KSM sebelumnya, Madrasah ini kerap menorehkan sejumlah prestasi gemilang baik ditingkat kota, provinsi maupun tingkat nasional.

Kepala MTsN 1 Ambon Kusnadi Umar menegaskan, tak mau lagi gagal ditahun ini. Sebab itu, untuk mempersiapkan siswa ke seleksi tingkat kota, provinsi dan ke Kanca Nasional pihaknya sudah membentuk tim pembina internal melalui SK yang diterbitkan pada Januari 2019.

Tim ini nantinya mulai memberikan pembinaan khusus kepada siswa/siswi madrasah yang terpilih dari seleksi ditingkat sekolah.

“Belajar dari pengalaman itu, kita berusaha untuk bisa berkiprah di tingkat nasional. Maka itu butuh pembentukan tim pembina sejak dini. Dan itu sudah kami lakukan,”ujar Kusnadi, Kamis 7 Februari 2019.

Dijelaskan, alasan pembentukan tim pembina lebih awal sehingga memiliki banyak waktu dalam mempersiapkan siswa agar matang menghadapi seleksi ditingkat kota, provinsi untuk merebut tiket ke tingkat nasional. Bahkan tak tanggung-tanggung anggaran diploting kuhusus untuk proses pembinaan siswa peserta.

Selain pembinaan khusus, siswa juga disiapkan melalui proses pembelajaran aktif. Dimana dua guru pembina ditugaskan menyeleksi siswa kela 7 dan kelas 8. Hasil dari seleksi ini kemudian dipersiapkan sebagai peserta mewakili Almamater.

Dia optimis, dengan potensi yang dimiliki siswa kelas 7 dan 8 saat ini dapat mengantarkan MTsN 1 Ambon kembali meraih tiket KSM tingkat nasional dan kembali mengukir prestasi.

“Jika dilihat dari potensi yang ada maka kegagalan ditahun 2018 bisa kita kembalikan,”kata Kusnadi.(CIK)

 

MIN 2 Ambon Jebol Peringkat A Akreditasi 2018

MADRASAH  Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Ambon berhasil mejebol predikat akreditasi lembaganya dari akreditasi B menjadi Akreditasi A dengan perolehan nilai 91 ditahun 2018 kemarin.

Capaian ini setelah  Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah Nasional (BAN/SM) Provinsi Maluku melalui surat perintah tugas Nomor :58/BAN-S/M/Maluku/IX/2018  tanggal 3 September 2018, mulai melakukan visitasi melalui observasi lapangan, observasi kelas, verfikasi dokumen 8 standar nasional serta validasi terhadap data dan informasi yang diberikan madrasah melalui instrumen akreditasi pada tanggal 17-18 September 2018.

Hasilnya,semua dokumen 8 standar telah disiapkan dari tahun 2015 sampai tahun 2018 tertata rapi dan akuntabel.

Terkait capaian itu, Kepala MIN 2 Ambon Dahlan Gazam mengakui, pihaknya tidak merasa gelisah ataupun khawatir akan pelaksanaan akreditasi.

Sebab, jauh sebelumnya melalui rentetan rutinitas yang tertata dengan baik di bawa manajemen yang tepat. Apalagi, didasari penguatan dan kemauan serta kebersamaan seluruh guru dan stakeholder madrasah.

”Dengan adanya kesiapan ini kala itu kami sangat optimis siap menghadapi akreditasi,”ujar Dahlan, Kamis 7 Februari.

Menurut Dahlan, MIN 2 Ambon dibawah kepimimpinan sebelumnya meraih nilai akreditasi B ditahun 2012/2017. Dengan modal itu, sebagai pimpinan MIN 2 Ambon  semangat agar mencapai nilai akreditasi A terus digelorakan.

Sehingga terbukti ditahun ini nilai tersebut bisa didongkrak. Semua yang menjadi bukti fisik sarana, administrasi dokumen 8 standar, kompetensi profesional dan pedagogik telah diasah disetiap rutinitas akademik.

”Makanya jauh sebelum itu kami sudah bisa mengukur tingkat ketercapaian,”tutur Dahlan.

Bagi Dahlan, peringkat akreditasi A dengan capaian nilai 91 bukan lagi sesuatu yang baru dilihat, setelah diterbitkan sertifikat akreditasi.

Hasil inipun lanjut Dahlan merupakan wujud kebersamaan dan kemauan seluruh civitas MIN 2 Ambon baik guru, pegawai, siswa, orang tua, komite dan stakeholder lainnya.

“Ini adalah perjuangan dan keberhasilan bersama. Kami berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada BAN-S/M Provinsi Maluku lebih khusus kepada Asessor yang dengan iklas serta profesionalitas menilai kami secara objektif.

Tentu capaian ini akan terus kami pertahankan  bahkan harus mencapai nilai yang lebih tinggi.

Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kota Ambon yang turut memberikan kontribusinya. Hasil yang maksimal dimulai dari analisis SWOT, langkah strategis, teknis, serta komitmen dalam manajemen kekeluargaan,”kunci Dahlan Gazam.(CIK)

 

Target UNBK Madrasah Tahun Ini 100 Persen Akhirnya Tercapai

UPAYA Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku menggenjot totalitas madrasah pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ditahun ini akhirnya tercapai. Meskipun sebagiannya masih belum mandiri.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah M. Hanafi Rumatiga mengungkapkan, sebelum berada pada presentase 100 persen, pihaknya berhasil mengidentifikasi 26 madrasah yang belum terdaftar sebagai pelaksana ditahun ini  dari  total 155 madrasah.

Hampir sebagian besar dari 26 madrasah yang tersisah itu berada pada wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

“Setelah diidentifikasi, kami langsung melakukan koordinasi bersama Kepala Seksi Pendis pada Kemenag setempat. Tujuan koordinasi tersebut yakni menyalurkan bantuan server baik dari Penmad Kanwil Kemenag Maluku maupun dari Direktorat KSKK dalam hal ini Subdit Kurikulum Kementerian Agama RI untuk menjawab kendala yang dihadapi selama ini. Semoga dengan bantuan server ini dapat mendorong semangat madrasah-madrasah itu untuk merealisasikan UN berbasis komputer,”ujar Rumatiga, Kamis 7 Februari 2019.

Dijelaskan, dari total 155 madrasah pelaksana UNBK di Maluku, 40 persen masih belum mandiri. Hal itu terkendala akses jaringan internet maupun jaringan listrik.

“Bukan mereka tidak bisa mandiri tetapi kondisilah yang mengharuskan mereka melaksanakan UNBK dengan cara bergabung bersama Madrasah yang sudah benar-benar maksimal melaksanakannya secara mandiri.”jelasnya.

“Kami sudah identifikasi, tapi tergantung pada dukungan akses jaringan listrik dan internet. Walaupun perangkat servernya sudah kami sediahkan dan perangkat komputer sudah dimiliki tetapi tidak didukung dengan akses jaringan internet dan listrik,  sudah tentu tidak bisa dipaksakan.Maka satu-satunya cara adalah mereka tetap bergabung,”tambah Rumatiga.(CIK)

 

Empat siswi MAN Ambon ini akan mewakili Maluku pada ajang Oliempiade Matematika tingkat nasional yang digelar Unisma di Kota Makassar pada Tanggal 23 Februari mendatang. Keempat siswa tersebut yakni, Sulfia, Alivia Putri Cintami,Astianur Zulkifli dan Resti Ismal

4 Siswi MAN Ambon Wakili Maluku Ke Ajang  Oliempiade Matematika Di Makassar

EMPAT orang siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon yakni Sulfia, kelas XI, Alivia Putri Cintami, kelas X, Astianur Zulkifli, kelas X  dan Resti Ismal, kelas XI berhasil mengantongi tiket untuk mengikuti oliempiade Matematika yang digelar Universitas  45 Makassar (Unisma) di Kota Makassar pada tanggal 23 Februari mendatang.

Keempat siswi MAN Ambon ini mengantongi tiket setelah berhasil menduduki peringkat 2 dan 3 pada seleksi Oliempiade Matematika Tingkat Provinsi Maluku yang digelar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon beberapa waktu lalu.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon Sirajuddin Mahubessy mengatakan, dalam rangka perhelatan ditingkat Nasional itu, keempat siswa tersebut kini berada dalam proses pembinaan intensif. Mereka dibina oleh guru-guru mata pelajaran Matematika.

“Guru Mapel Matematika telah kami tugaskan untuk memberikan pembinaan secara maksimal kepada empat peserta ini sehingga mereka lebih siap sebelum nanti mengikuti kompetisi bergengsi itu,”ujar Mahubessy, Kamis 7 Februari.

Bagi Mahubessy, meraih prestasi adalah sebuah harapan. Tentu bukan semata-mata berharap. Namun atas dasar upaya dan ikhtiar yang dilakukan.

”Kami tetap optimis dengan kemampuan siswa dan keiklasan pembina dalam melatih dapat memberikan dampak positif atas pencapaian prestasi. Prinsipnya belajar keras,belajar kuat dan berdoa menjadi kunci penting untuk menorehkan prestasi,”kata Mahubessy.(CIK)

 

 

======================
--------------------

Berita Populer

To Top