AMBONESIA

Manager PLN Siap Amankan Listrik Selama Ramadhan

RakyatMaluku.com – MANAGER Perusahan Listrik Negara (PLN) Area Ambon, Wahidin memastikan pasokan listrik selama menjalankan bulan suci ramadhan 1439 Hijriyah di Provinsi Maluku akan berjalan normal. Di Maluku, lanjut Wahidin, misalnya di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Seram Bagian Barat (SBB), seram Bagian Timur (SBT), Kabupaten Buru, Buru Selatan (Bursel), Kota Tual dan beberapa kabupaten lainnya itu sangat lebih dari cukup daya listrik.

“Dari sisi kecukupan daya listrik untuk kabupaten/Kota di Maluku, itu kita lebih. Jadi statusnya normal hingga selesainya bulan suci Ramadhan,”ujar Wahidin kepada wartawan usai melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi B DPRD Maluku, Jumat 11 Mei.

Untuk mendukung hal tersebut, PLN kini telah membentuk tim pengamanan sistem. Dimana tim tersebut akan bekerja mulai dari H-1 puasa hingga H+7 lebaran idul fitri. Tim ini dibentuk mulai dari kantor wilayah hingga area.

Kerjanya untuk memantau harian beban puncak siang dan harian beban puncak malam. Kata dia, pantaun itu dilakukan agar tim dapat mengetahui berbagai masalah yang terjadi di lapangan dan bisa ditangani secepat mungkin. “Ini sebagai bentuk kontrol dan monitoring kita. Sehingga ketika ada masalah, tim ini akan secepatnya menangani.” PLN dalam sepekan terakhir ini, kata Wahidin, sering melakukan pemeliharaan terencana.

Tujuannya untuk memastikan listrik aman di Maluku. Pemeliharaan dalam bulan puasa bisa dilakukan kecuali ketika ada emergensi. Untuk itu, PLN terus kerja dan lakukan pemeliharaan terencana. “Kalau di bulan puasa, apabila ada emergensi. Sebab jika dilakukan, maka itu akan menggangu masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Maluku, Abdulah Marasabessy berharap apa yang disampaikan PLN bisa terealisasi. Sebab, berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, meskipun PLN menjelaskan listrik akan normal pada bulan puasa namun kenyataannya masih saja ada pemadaman. Dia berharap, apa yang telah disampaikan oleh pihak PLN Area Ambon ini bisa diimplementasikan kepada masyarakat selaku pelanggan. “Ya semoga saja itu bisa sesuai dengan apa yang disampaikan saat rapat tadi. Jangan yang dikatakan normal padahal ada pemadaman listrik apalagi saat waktu sholat dan sahur,” Tandas Abdullah. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top