NEWS UPDATE

Mayat Pria Ditemukan Membusuk Di Ruko Batumerah

RakyatMaluku.com – MAYAT seorang pria paruh baya ditemukan tewas membusuk di Rumah Toko (Ruko) Blok H Nomor 200, Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa, 18 September 2018. Mayat tersebut ditemukan tergeletak di dalam kamar yang berada di lantai bawah Ruko dengan kondisi tidak memakai pakaian.

Diduga korban telah meninggal dunia sekitar 10 hari lalu. Sayang, untuk memastikan penyebab tewasnya pria yang diketahui bernama Yosias Tio (60), pihak keluargannya menolak jasadnya diotopsi.

Informasi diperolah Rakyat Maluku di tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan kalau korban meninggal dunia setelah, Any Nurlete, pedagang yang kiosnya bersebelahan dengan Ruko tempat tinggal Yosias, mencium aroma tak sedap yang berasal dari dalam Ruko.

Karena baunya semakin menyengat, iapun meng­hubungi keluarga korban, dan kemudian me­reka datang. Tak lama, keluarga melapor ke pihak desa serta polisi. Sekitar pukul 13.25 WIT anggota Polsek Sirimau dan Pemerintah Desa, juga keluarga korban tiba. Mereka pun membuka pintu Ruko dengan cara membuka paksa dengan linggis dan gergaji besi.

Di dalam Ruko bauh tersebut semakin menye­ngat, dan setelah ditelusuri, ternyata mayatnya ditemukan dalam kamar di lantai satu Ruko.

Salah satu warga menuturkan bahwa korban memiliki penyakit syaraf, di mana ia kurang waras. Yosias, kata warga, selama lima hari tidak pernah menampakan batang hidungnya.

“Memang korban kurang waras, dan dia tidak buka Ruko sudah sepuluh hari. Biasanya buka se­jam saja hanya untuk melarang warga untuk tidak parkir depan toko, namun sepuluh hari lebih tidak buka-buka” ujar Habib Ahmad, tetangganya kepada wartawan di TKP kemarin.

Ahmad menjelaskan, Ruko tempat tinggal korban, awalnya menjual pakaian, tapi entah kenapa, Ruko mulai kosong, dan dijadikan sebagai gudang. Korban, lanjut dia, tinggal sendiri setelah ibunya dirawat di Surabaya.

“Awalnya jualan kasur tapi semakin hari ba­rangnya habis jadi kosong. Seperti gudang, dan dia (korban) tinggal sendirian. Sebenarnya dia bersama ibunya tinggal, tetapi ibunya sakit dan ak­hirnya dibawa ke Surabaya. Sudah 2 bulan ini” jelasnya.

Sementara Kapolsek Sirimau AKP Mido Manik membenarkan temuan mayat di Ruko Batumerah. Na­mun, ketika hendak diotopsi, keluarga tidak mau. Jasad Yosia Tio, akhirnya dibawa Ambulance ke Yayasan Simpati di Jalan AY. Patty, untuk dise­mayamkan.

“Kalau kondisi dari penemuan mayat itu sudah membengkak. Tadi kita mau otopsi, tapi pihak keluarganya menolak. Informasinya kita temukan sekitar pukul 13.00 WIT,” jelas Mido Manik kepada wartawan. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top