HUKRIM

Melky Frans Diperiksa 2 Jam

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Ketua Komisi I DPRD Maluku periode 2014-2019, Melkias Frans, diperiksa terkait kasus dugaan tukar guling lahan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku dengan lahan Yayasan Poitech Hok Tong tahun 2017.


Dalam Ruslag itu, baru diketahui oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku pada tahun 2018, ada dugaan kerugian negara.

Bekas anggota DPRD ini tiba di Markas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku di Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon pukul 09.30 WIT.

Ia menggunakan mobil Innova dengan nomor polisi DE 1696 AI.

Mengenakan baju kemeja lengan pendek warna pink bercorak dan celana panjang coklat.

Melky sapaan akrabnya masuk ke ruang Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) untuk diambil keterangan perihal masalah tukar guling lahan. Calon anggota DPR RI periode 2019-2024, itu diperiksa 2 jam.

Melky Frans, usai memberi keterangan kepada penyidik mengatakan, dirinya memenuhi undangan dalam rangka memberikan keterangan soal tukar guling lahan antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan Yayasan Poitech Hok Tong.

“Saya sudah dipanggil bulan lalu (Juli) oleh Krimsus Polda Maluku dalam rangka untuk memberi keterangan terkait dengan permasalahan Yayasan Poitech dengan Pemerintah Maluku khusus lahan dan Perpustakaan. Jadi hari ini saya datang memenuhi undangan itu, ” jelasnya, kepada wartawan di Mangga Dua, tadi.

Komisi I saat tahun 2017 lalu itu membahas masalah ini. Karena asset daerah jadi harus ada persetujuan DPRD.

“Komisi A saat itu saya kan ketuanya. Kita membahas surat masuk dari Poitech dan permintaan dari Pemprov
Terkait dengan asset daerah harus ada persetujuan dari DPRD,” tutupnya.(*)


======================
--------------------

Berita Populer

To Top