AMBONESIA

Mercy Barens Ajak Pemuda Maluku Hargai Perbedaan

Mercy Barens

RakyatMaluku.com – ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Mer­cy Barens, mengajak generasi muda Maluku untuk tetap menghargai tiap perbedaan, selalu me­nge­depankan nilai-nilai universalitas dan menghargai tang­gungjawab dimanapun medan pe­ngabdian ma­sing-masing.

Pemuda Maluku juga diigatkan ten­tang tantangan pembangunan Maluku di masa akan datang, jika tidak segera menyiapkan diri sejak dini, maka saat masa itu tiba, pemuda hanya bisa menjadi penonton di negeri sendiri.

“Pemuda-pe­muda di Maluku yang ada di OKP, harus bisa menyi­apkan diri sebagai pemimpin masa depan,” kata Mercy Barens usai menghadiri Diskusi dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, di Kota Ambon kerjasama MPR-RI dan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Cabang Ambon, Selasa, 21 Agustus 2018.

Mercy menekankan, visi besar dalam kegiatan sosialisasi yang dia adakan di Maluku, adalah bagian dari menyiapkan roadmap kepemimpinan pemuda Maluku. Sehingga para pemuda yang tergabung dalam berbagai organisasi kepemudaan memiliki karakter kepemimpinan yang berkualitas, berjiwa visioner, dan juga bertanggungjawab. Dengan adanya diskusi juga, para pemuda akan saling mengisi dan mendapat lompatan energi, sehingga ke depan ketika melakukan seuatu tidak lagi biasa-biasa saja namun berkualitas.

“Dengan kita berdiskusi, menggagas pi­ki­ran-pikiran besar itu artinya kita sedang me­ngagregasi energi pemuda yang luar biasa dan ketika diarahkan dalam program-program pemuda yang dinamis dan bagus maka pemuda akan mendapat kanalisasi sehingga mereka tidak terjebak dalam pengaruh-pengaruh dan budaya kekerasan,” kata Mercy.

Selain itu pemuda diingatkan tak sekedar melapalkan butir-butir Pancasila tapi seluruh nilai yang terkadung dapat diiplementasikan didalam dinamika kepemudaan baik dari aspek spritualitas maupun kultural dan sosial. “Visi besar saya dalam sosialisasi empat pilar untuk kalangan pemuda juga bagian dari menjadikan pemuda-pemuda di Maluku yang ada di OKP, bisa menyiapkan diri sebagai pemimpin masa depan,” kata Mercy.

Menurut Mercy, sosialisasi empat pilar yang digalakan secara masif oleh MPR-RI dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk dari kalangan pemuda sendiri bertujuan untuk mengisi ruang-ruang kosong yang ada sehingga pemuda tidak muda terjebak dalam tindakan-tindakan yang berbau kekerasan atau berbauh radikalisasi.

“Kita harus mengisi pikiran-pikiran pemuda dengan gagasan-gagasan cerdas dalam mengisi pembangunan di Maluku dan Indonesia,” tegas dia. (ARI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top