NEWS UPDATE

Murad : Jadi Pemimpin Jangan Telinga Tipis

Mengaku Telah Maafkan ASN Yang Tak Mendukungnya Saat Pilkada 

PEROMBAKAN birokrasi di Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku era Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Wakil Gubernur, Barnabas Orno resmi dilakukan. 

Kemarin, bertempat di lantai 7 kantor gubernur, Selasa 23 Juli, sedikitnya 10 pejabat eselon II resmi dirotasi lewat upacara pengambilan sumpah/janji sekaligus pelantikan di aula lantai tujuh kantor Gubernur Maluku, Ambon.  Tidak terlihat kejutan besar dalam struktur pejabat yang dilantik tersebut.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku Nomor 114 Tahun 2019 Tertanggal 22 Juli 2019, Martha Nanlohy harus terdepak dari posisi Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku. Nanlohy kini resmi menjabat sebagai Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku.

Posisi Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku kini resmi dijabat oleh Fauzan Chatib yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayaanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Maluku. 

Sedangkan Posisi yang ditinggalkan Khatib, kini resmi diduduki oleh Syuryadi Sabirin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPSDM Provinsi Maluku. 

Sementara Habiba Saimima yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, kini resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. 

Untuk Posisi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku, kini resmi dijabat oleh Zulkifli Anwar menggantikan Lutfi Rumbia. Sementara Rumbia  kini resmi menjabat sebagai sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.  

Kasrul Selang yang sebelumnya duduki jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Provinsi Maluku, kini resmi menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda provinsi Maluku menggantikan Zulkifli Anwar. 

Justini Pawa yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Dr. Haulussy kini resmi menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Maluku. 

Untuk Kepala Satpol PP Provinsi Maluku, kini dijabat Ronny Tairas. Sedangkan Poppy Bachmid  menjabat sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku. Bachmid sebelumnya menjabat sebagai Kepala KORPRI Provinsi Maluku.

Kepada pers, Gubernur Maluku Murad Ismail, mengatakan pergantian ditubuh birokrasi Pemprov Maluku dibawah kepemimpinannya melalui proses assesment sehingga mendapatkan hasil yang baik. 

“Kita cek betul, kan ada assesment, tidak semua kita masukin, hanya yang lulus dengan hasil yang baik. Kita pelan-pelan (rombak birokrasi),” jelasnya. 

Dipastikannya, tidak ada istilah anak tiri dalam tubuh birokrasi yang dipimpinya. 

“Tidak ada anak tiri, jangan kalian pikir saya tidak suka dengan yang ini yang ini, tidak. Semua sudah saya maafin. Dulu-dulu lawan kita semua sudah kita maafin. Jadi pemimpin itu jangan telinga tipis, jangan terburu-buru dalam menentukan sikap, mengambil kebijakan itu jangan terburu-buru tapi harus betul kita bijak. Pemimpin itu harus punya karakter dan strategi,” sambungnya.

Diakuinya juga dalam menentukan posisi jabatan para pejabat teras Pemprov Maluku juga dirinya kerap memanggil mereka untuk berbincang dan diberi arahan dalam menjalankan tugas. “Saya panggil, saya suru bikin begini, nggak jalan-jalan, saya pikir setiap tiga bulan sya akan progres semua OPD saya , karena semua pekerjaan kita untuk masyarakat, bukan untuk saya, keluarga saya maupun kelompok saya,” sebutnya.

Ditambahkannya, pejabat yang posisinya diganti-pun diganti dengan posisi jabatan lainnya. 

“Beberapa jabatan yang kita gantikan, kita ganti dengan jabatan baru. Mungkin dia belajar disitu biar lebih matang baru kita tarik balik, asal dia bisa menunjukkan profesionalisme. Percaya sama saya,” imbuhnya.

Sebelumnya, dalam sambutannya usai melantik pejabat baru di lingkup Pemprov Maluku, Murad  mengatakan pergantian pejabat pimpinan tinggi pratama ini kmerupakan bagian dari penataan birokrasi Pemprov Maluku sebagai impelementasi visi misi Gubernur-Wagub Maluku Periode 2019-2024.

Pergantian ini kata dia melalui sistem pertimbangan yang subektif dan berdasarkan kompetensi yang dimiliki sehingga program Pemda Maluku dapat diakselerasi secara objektif dan efisien sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Maluku.  

“Penataan birokrasi ini sudah sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku serta mendapatkan rekomendasi dari KASN dan persetujuan tertulis Menteri Dalam Negeri,”sebutnya.

Kepada pejabat eselon II yang telah diresmi dilantiknnya itu, Murad menginstruksikan untuk segera melakukan konsolidasi internal dan kuasai tugas pokok dan fungsi pada jabatan yang baru. Pastikan kebijakan program dan kegiatan berpihak kepada rakyat yang berbasis pada pengentasan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan pelayan dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta bangun jaringan kerja yang solidaritas lewat koordinasi dan kolerasi secara kolektif dengan semua stakeholder dan pemangku kepentingan. 

“Tingkatkan pelayanan publik kepada masyarakat, bekerjalah dengan keras, jujur dan inovatif serta melayani masyarakat kita dengan hati karena seyogyanya pemerintah itu hadir untuk melayani masyarakat,” tandas Murad.

Sementara  itu dengan dilantiknya 10 pejabat eselon II ,  terdapat sejumlah dinas maupun badan yang belum memiliki kepala secara definitif.

Sebut saja, posisi Kadis Pariwisata Provinsi Maluku, kosong sepeninggal Habiba Saimima. Begitu posisi Kepala BPSDM Provinsi Maluku dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman. 

Ditambah lagi, sejumlah pejabat eselon I dan II yang bakal pensiun tahun ini seperti Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Romelus Far Far,  termasuk juga Sekda Maluku Hamin bin Thahir.

Belum lagi, posisi  Kepala Dinas atau Badan yang sudah pensiun hingga kini belum ada pejabat defenitif.  Sebut saja posisi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku, Kepala Dinas UMKM Maluku, Kepala Bappeda Maluku, Kepala Dinas Lingkungan Hidup. 

Dikonfirmasi  terkait kapan dirinya bakal melantik pejabat-pejabat definitif tersebut, Murad tak berikan kepastian.

“Kalian jangan desak saya, sudah jangan curiga saya deh. Pasti yang terbaik saya berikan,” tandasnya.  (YAS)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top