HUKRIM

Operator Netral Jaya Diperiksa Tipikor

PENYIDIK Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, terus melakukan pengembangan atas kasus dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon tahun 2011 senilai Rp4 miliar.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya korupsi di Gedung Wakil Rakyat Belakang Soya. Hari ini (kemarin) polisi memeriksa karyawan PT Netral Jaya, salah satu travel di Kota Ambon, yang menjual tiket pesawat. Yang dimintai keterangan yaitu, Kepala Operasional Netral Jaya Jeni Sifasultra.

Jeni Sifasultra diperiksa sekitar 4 jam. Pertanyaan dilontarkan penyidik Tipikor, terkait dengan pembelian tiket oleg anggota dewan pada tahun 2011 lalu.

“Pemeriksaan yang bersangkutan (Jeni Sifalsutra, red) berkaitan dengan sejumlah kuintansi pembelian tiket yang dibiayaai oleh sekretariat DPRD Kota Ambon tahun 2011. Yang pastinya penyidik tetap intens untuk melakukan pemanggola dan pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan Tipikor SPPD fiktif tahun 2011 di Setda DPRD Kota Ambon, “ tutur mantan Kasat Reskrim Polres Serama Bagian Barat (SBB) itu.

Diakuinya, dari hasil pemeriksaan dan permintaan keterangan saksi dari kasus SPPD tahun 2011 baik yang dikelola oleh Setda Kota Ambon maupun di DPRD sesuai dengan hasilnya, angggaran SPPD fiktifnya lebih mengarah ke Setda DPRD Kota Ambon.

“Berdasarkan beberapa keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa dan mintai keterangan oleh penyidik Polisi, penggunaan anggaran SPPD yang bersumber dari APBD Kota Ambon tahun 2011, penggunaan anggaran SPPD fiktifnya lebih banyak mengarah ke Setda DPRD Kota Ambon. Pasalnya dari beberapa dokumen-dokumen kuitansi tiket yang berhasil di verivisaksi oleh penyidik, ada banyak kuintansi tiket yang tidak sesuai dan tidak terdaftar dalam laporan pertanggung jabawan keuangan Setda DPRD Kota Ambon tahun 2011, “Ungkapnya.

Ia menambahkan, mestinya pemeriksaan empat travel, namun tiga tidak memenuhi undangan. Undangan dilayangkan pada Jumat, 13 Juli, pekan kemarin. Ketidak hadiran tiga travel ini belum diketahui apa penyebabnya.

Ia melanjutkan, pihaknya nanti menyurati ulang ketiga travel tersebut. “Hanya Netral jaya saja. PT Alif Utama, PT Amboina World Tour, dan PT Maijer Abadi Trave. Ya, kita akan jadwalkan ulang lagi,” tandasnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top