AMBONESIA

Pegawainya Tidak Di Tempat, Pelayanan Di Catatan Sipil Ambon Mandek

Warga Kota Ambon yang berada di Kantor Catatan Sipil untuk keperluan pengurusan administrasi , terpaksa menunggu karena pegawainya tidak berada di tempat, Selasa 9 April 2019

SEJUMLAH warga di Kota Ambon yang pagi ini, Selasa 9 April 2019 hendak melakukan pengurusan di Kantor Catatan Sipil Kota Ambon  dibuat kecewa.

Pasalnya tidak ada pegawai di kantor tersebut yang dapat memberikan pelayanan kepada warga.

Padahal pantauan RakyatMaluku.com sejumlah warga telah datang dari pagi namun tidak ada pegawai di kantor tersebut yang bisa memberikan pelayanan.

Saat ditanyai beberapa pegawai yang terlihat sempat hadir namun kemudian berlalu  menyebutkan bahwa pegawai catatan sipil seluruhnya sementara mengikuti apel di Kantor Wali Kota Ambon.

“Para pegawai masih ada di kantor  walikota Ambon mengikuti apel,” ujar salah satu pegawai di kantor tersebut.

Menurut dia aktifitas  bisa dilakukan pukul 11.00 WIT. 

“Nanti aktifitas baru bisa dilakukan pukul 11.00 WIT,” ungkapnya.

Sejumlah warga yang hendak melakukan pengurusan di kantor catatan sipil Ambon mengaku  kecewa dengan tidak adanya pelayanan di kantor catatan sipil Ambon.

“Kita sudah datang dari pagi tapi tidak ada pelayanan dan pemberitahuan kalau pelayanan baru dimulai pukul 11.00 WIT,” tandas seorang warga kepada RakyatMaluku.com yang terlihat kecewa dan tak ingin namanya dipublikasi. 

Menurut dia kalau  ada apel di kantor waikota seharusnya tidak seluruh pegawai ke sana, terutama pegawai  bagian pelayanan.

“Seharusnya tidak semua pegawai ke sana, sebagian  harus melayani warga.  Karena tugas mereka-kan melayani warga. Masa semua pegawai harus apel di kantor walikota ? Emang disana nanti pak walikota absen dan teriak nama mereka satu-satu ?  dan yang tidak hadir dikenai sanksi ?,” tandasnya.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy harusnya juga mempunyai kebijakan bagi kantor yang aktifitasnya memang melayani masyarakat dengan aktifitas yang padat seperti kantor catatan sipil harusnya tidak semua ikut apel. 

“Kalau sudah begini yang ‘korban’ kan warga. Aktifitas jadi terganggu karena harus menunggu lagi. Saya kadang juga heran, hal yang seharusnya mesti dipermudah tapi sampai sekarang masih saja di persulit. Kapan maju kota ini kalau masih saja ada seperti  ini,” sesal warga itu. (RM)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top