HUKRIM

Pemilik 71 Karung Batu Cinnabar Divonis 10 Bulan Penjara

Ilustrasi

RakyatMaluku.com – PENGADILAN Negeri (PN) Ambon menja­tuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Roby Saleh, pemilik 71 karung Batu Cinnabar, bersama enam orang anak buahnya, yakni, Syarifudin, M Yusran Ridwan, Sadry Kaisupy, Akdam Kaisupy, Hijrin Kaisupy dan M. Iksan Kaisupy, selama 10 bulan kurungan, dan membayar denda sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Sebab, ketujuh terdakwa itu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara bersama-sama melakukan tindak pidana menyelundupkan 71 karung Batu Cinnabar dengan berat 2.840 Kg dari Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menuju Pulau Manipa.

“Menyatakan, perbuatan ketujuh terdakwa ter­bukti secara bersama-sama melanggar Pasal 161 Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 56 ayat 1 KUHP. Menetapkan barang bukti berupa 71 karung Batu Cinnabar dengan berat 2.840 Kg, dirampas untuk negara,” ucap Ketua Majelis Hakim M. Mukhlis, saat membacakan amar putusannya, di PN Ambon, Senin, 16 Juli 2018.

Terhadap putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Awaludin dan Penasehat Hukum ketujuh terdakwa, Abdu Syukur Kaliky, SH, sama-sama menyatakan menerima putusan pengadilan. Sehingga, ketua majelis hakim M. Mukhlis langsung menetapkan perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (Inkrach).

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut ketujuh terdakwa selama satu tahun tiga bulan (1,3) pidana penjara, dan membayar denda sebesar Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan.

JPU dalam dakwaanya menjelaskan, ketujuh terdakwa itu berhasil ditangkap petugas kepolisian Polres Ambon dan Polda Maluku saat membawa 71 karung Batu Cinnabar dengan berat 2.840 Kg dari Dusun Hulung menuju Pulau Manipa, menggunakan Longboad milik terdakwa M Iksan Kaisupy, Senin, 19 Maret 2018, sekitar pukul 02.00 Wit.

Saat mengangkut material Batu Cinnabar, ter­dakwa Syarifudin langsung ditangkap petugas. Ketika diinterogasi, terdakwa Syarifudin mengaku bah­wa barang tersebut milik terdakwa Roby Saleh. Dan dihadapan petugas, terdakwa Roby Saleh pun mengaku bahwa barang tersebut adalah miliknya.

Petugas langsung membawa ketujuh terdakwa beserta barang buktinya ke Kantor Polisi untuk di proses hukum. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top