HUKRIM

Pengacara Dihajar Warga Passo

ilustrasi

Rakyatmaluku.com – Kekerasan terhadap orang masih terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Pulau Ambon dan Pp Lease. Penganiayaan tidak saja dilakukan seseorang kepada orang lain, tapi juga dilakukan lebih dari satu orang. Seperti dialami Baiiman Patiasina, pengacara Siti Halidja Talaohu, ini diduga dihajar warga Passo, Maritje Tuamely bersama keluarganya yang lain.

Wanita 33 tahun ini dipukul di dalam rumah pelaku ketika dia dan kliennya, hendak menagih uang yang dipinjam pelaku. Saat dianiaya, juga dilihat polisi, Sabtu, 28 April.

Informasi dihimpun Rakyat Maluku di Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, kasus dialami pengacara bermula saat dia menemani Siti halidja Talaohu, melaporkan pelaku ke polisi, Sabtu pagi itu. Usai membuat laporan, Patiasina bersama Talaohu dan sejumlah anggota polisi, mendatangi rumah Maritje Tuamely di Passo, Kecamatan Baguala. Kehadiran dia, klien dan anggota polisi untuk mereka membicarakan persoalan peminjaman uang yang belum diselesaikan pelaku kepada klien korban.

Di rumah, itulah entah kenapa tiba-tiba terjadi keributan antara korban dan pelaku. Di saat beradu mulut, pelaku langsung memukul korban. Tidak saja pelaku, tapi diduga keluarga pelaku ikut memukulinya. Kasus inipun dilaporkan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease untuk diproses hukum.

“Iya, jadi pelaku ini dijemput mau dibawa ke Polres untuk membicarakan persoalan uang yang dia pinjam dari klien korban, tapi di rumah pelaku, pengacara itu malah dipukul,” kata sumber terpercaya kepada Rakyat Maluku, Rabu, 2 Mei.

Karena tidak terima perlakuan yang dilakukan Maritje cs, Baiiman akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Ambon untuk ditindaklanjuti.

“laporan sudah diterima, nanti akan ditindaklanjuti Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) guna diselidiki,” tandas sumber yang tak mau namanya di korankan. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top