HUKRIM

Pengirim Sabu-Sabu Dari Makassar Ke Ambon Divonis 5 Tahun Penjara

Ilustrasi

RakyatMaluku.com – PENGADILAN Negeri (PN) Ambon menja­tuhkan hukuman pidana penjara kepada terdawak M. Muplik Anwar alias Muklis (22), selama lima tahun penjara, dan membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan. Sebab, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum menerima, membeli dan menge­darkan Narkotika jenis Sabu-Sabu.

“Menyatakan, perbuatan terdakwa M. Muplik Anwar alias Muklis terbukti melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Menetapkan dua paket Sabu-Sabu seharga Rp 3 Juta dirampas untuk dimusnahkan,” ucap Ketua Majelis Hakim Syamsudin La Hasan didampingi dua hakim anggota, Lucky Rombot Kalolo dan Felix Roni Wuisan, saat membacakan amar putusannya di PN Ambon, Senin, 16 Juli 2018.

Terhadap putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Awaludin dan Penasehat Hukum terdakwa, Abdu Syukur Kaliky, sama-sama menyatakan menerima putusan pengadilan. Sehingga, ketua majelis hakim Syamsudin La Hasan langsung menetapkan perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (Inkrach).

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa M. Muplik Anwar alias Muklis selama enam tahun penjara, denda sebesar Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan.

JPU menjelaskan, terdakwa berhasil ditangkap petugas Ditresnarkoba Polda Maluku di Jalan Sungai Sadang, Kota Makasar, Minggu, 18 Februari 2018, sekira pukul 20.00 WIT.

Awalnya, aparat Kepolisian Ditresnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari masyarakat bahwa saksi Ikram Noviandi Kalengkongan alias Ikram sedang menuju ke Pelabuhan Yos Sudarso Ambon untuk mengambil kiriman Sabu-Sabu dari Makassar Sulawesi Selatan, yang dikirim kepada tersangka Ati (masih buron).

Setelah sampai di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, petugas langsung menangkap Ikram. Saat dilakukan penggeledahan polisi berhasil menemukan dua paket Sabu yang disimpan dalam saku depan celana saksi.

Setelah diinterogasi, saksi mengaku disuruh oleh terdakwa Muhammad Muplik Anwar alias Muklis yang merupakan mahasiswa Hukum di salah satu universitas di Kota Makassar untuk membeli dua paket Sabu tersebut, saksi mentransfer Rp 3 juta dengan harga per 1 paket Rp 1,5 juta.

Usai mendengar pengakuan saksi Ikram Noviandi Kalengkongan, pada Minggu 11 Maret 2018 sekitar pukul 20. 00 Wit, petugas Ditresnarkoba Polda Maluku langsung menuju Kota Makassar, dan berhasil menangkap terdakwa tepatnya di Jalan Sungai Sadang Kota Makasar. Kepada polisi terdakwa mengaku membeli shabu tersebut dari tersangka Iksan (buron). Mendengar penjelasan terdakwa, polisi kemudian membawa terdakwa beserta barang buktinya ke Ditresnarkoba Polda Maluku untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top