NEWS UPDATE

Penyidik Bea Cukai Serahkan Tersangka Dan BB Ke JPU

 – Kasus Kapal Pengangkut Barang Dari Timor Leste Ke Ambon

RakyatMaluku.com – PENYIDIK Bea Cukai Provinsi Maluku men­yerahkan tersangka kasus kapal pengangkut barang bekas dari Dili Timur Leste tujuan Ambon, La Haruna, beserta barang buktinya (BB) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepu­lauan Aru (Tahap II), Kamis, 12 Juli 2018.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Samy Sapulette, proses tahap II itu dilakukan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh JPU Kejati Maluku (P21).

“Ia benar, hari ini (kemarin, red) telah dilakukan proses tahap II kasus kapal pengangkut barang bekas dari Dili Timur Leste tujuan Ambon yang berlangsung di Kejari Kepulauan Aru,” kata Samy, kepada koran ini, di ruang kerjanya.

Selanjutnya, lanjut Samy, JPU akan membuat surat dakwaan atas terdakwa La Haruna untuk selanjutnya di limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Ambon guna disidangkan.

“Tentunya JPU akan berkerja cepat, sehingga bisa segera melimpahkan surat dakwan ke pengadilan, dan terdakwa La Haruna bisa segera diadili guna mempertanggung jawabkan perbuatannya di meja hijau,” terangnya.

Dijelaskan, tersangka La Haruna berhasil ditangkap petugas Kantor Wilayah DJBC Maluku di pelabuhan Dobo, Kepulauan Aru, pada 8 Mei 2018, sekitar pukul 14.00 Wit, saat kedapatan mengangkut atau membawa barang-barang bekas menggunakan Kapal KLM Surya Dharma, yang diduga berasal dari Dili, Timur Leste.

“Jadi, tersangka ini membongkar barang impor diluar kawasan Pabean tanpa izin dari Kepala Kantor Pabean, dan mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam manifes. Perbuatan tersangka sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 102 huruf B UU No 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan atas UU No 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan,” jelas Samy. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top