AMBONESIA

PLN Diminta Normalisasi Listrik Jelang Ramadhan

Rakyatmaluku.comWAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Elly Toisuta, meminta kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Ambon, agar lebih siap dalam menghadapi momentum bulan puasa, dan hari-hari keagamaan lainnya dengan tidak memadamkan listrik.

Normalisasi listrik selama sebelum dan saat bulan suci ramadhan, sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kota Ambon. Sebab itu, sebelum masuk pada bulan Ramadhan, kiranya pihak PLN Area Ambon dapat memastikan seluruh kesiapan yang dimiliki PLN, sehingga dapat diantisipasi dari sekarang. Hal ini disampaikan Elly kepada wartawan di Kantor DPRD, Belakang Soya, Kota Ambon, Jumat, 4 Mei 2018.

Menurut Elly, listrik menjadi salah satu kebutuan vital bagi masyarakat saat ini. Sebab, rata-rata masyarakat di Kota Ambon membutuhkan listrik tidak hanya untuk kebutuhan penerangan, tapi, juga untuk kebutuhan sehari-hari lainnya, seperti mencuci hingga masak. Olehnya itu, kalau terjadi pemadaman tentu akan sangat mengganggu aktivitas warga.

Tak hanya PLN, Pertamina serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon juga akan diingatkan untuk mengoptimalkan perannya masing-masing dalam memantau baik aktivitas BBM maupun pasar.

Sehingga, kebutuhan masyarakat baik Sembako maupun BBM dapat terpenuhi selama berlangsungnya Ramadhan. Untuk itu, Elly mengaku dalam waktu dekat ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh instansi tersebut, untuk mengetahui kesiapan mereka sudah sejauh mana.

“Ada beberapa agenda rapat koordinasi sebelum masuk bulan puasa. Baik itu dengan PLN, Pertamina maupun Disperindag Kota Ambon untuk bagaimana melakukan pengawasan dan mengecek kesia­pan, baik berupa stok BBM, listrik dan kesiapan pangan serta sembako selama satu bulan. Karena itu merupakan tugas dan fungsi kita selaku lembaga rakyat,” kata Elly.

Koordinator Komiso II DPRD Kota Ambon itu meminta PLN jika hendak mela­kukan pemadaman listrik, maka harus disampaikan kepaikan kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi.

Akan tetapi, apabila terjadi pemadaman secara langsung, maka harus melihat secara objektif, jangan sampai terjadi kerusakan karena kondisi alam. Kata Elly, DPRD akan men­dorong kapal listrik yang berada di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) yang menyediakan pasokan listrik agar bisa menambah daya listrik apabila dibutuhkan oleh masyarakat di Kota Ambon.

“Saya kira menjelang hari-hari keagamaan terutama bulan suci ini sudah menjadi konsen DPRD untuk melakukan pengawasan, sehingga masyarakat Kota Ambon dalam melaksanakan ibadah tidak terganggu.”

Sementara menyangkut dengan kesiapan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jelang bulan suci ini, lanjut Elly, perlu juga mendapat perhatian dari pihak Pertamina agar tidak terjadi kelangkaan. Dan itu masuk dalam satu agenda pengawasan di Komisi II nanti.

“Kita perlu memastikan itu, agar dalam menjalankan ibadah puasa, masyarakat juga tidak terganggu persoalan kelangkaan BBM,” kata dia. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top