NEWS UPDATE

Polda Maluku Siaga Satu

RakyatMaluku.com – RENTETAN aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris di Jakarta maupun Surabaya yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, aparat kepolisian termasuk di Maluku, diinstruksikan untuk siaga satu.

“Saya nyatakan bahwa Polda Maluku saat ini waspada satu atau siaga satu,” ujar Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Andap Budhi Revianto, yang disampaikan Wakapolda Maluku Brigadir Jenderal Polisi Hasanuddin saat Apel Panggilan Luar Biasa (PLB), Minggu 13 Mei 2018, di lapangan upacara Polda Maluku lapangan Letkol Chr Tahapary kawasan Tantui Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Kapolda juga meminta kepada semua perso­nil Polda Maluku untuk selalu memonitor perkembangan situasi di luar dan up to date informasi serta menegaskan kepada seluruh pejabat utama maupun pimpinan satuan untuk segera melapor kepadanya pada kesempatan pertama apabila terjadi kasus menonjol.

Perwira tinggi polisi berbintang dua ini juga memerintahkan agar memperketat dan mempertebal perkuatan personil penjagaan di setiap markas ko­mando kepolisian di seluruh wilayah Polda Maluku termasuk di rumah dinas pimpinan serta asrama polisi.

“Perketat dan pertebal personil penjagaan di setiap Mako, rumah dinas maupun asrama polisi. Perkuatan personil dengan menggunakan senjata api. Pasang barikade pada penjagaan Mako, rumah dinas, dan asrama polisi sehingga kendaraan tidak bisa terobos masuk. Catat identitas tamu masuk ke markas komando,” tegasnya.

Kapolda juga berpesan kepada seluruh personil kepolisian untuk selalu menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan melaksanakan aktivitas seperti biasanya. Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara ini juga menegaskan agar selalu melakukan patroli dengan kekuatan yang cukup dan lengkapi dengan senjata api. Alumni Akabri Kepolisian tahun 1988-B ini juga memerintahkan personilnya di lapangan harus waspa­da dan tidak boleh bertugas sendiri.

“Personil yang bertugas di Polsubsektor di malam hari ditarik ke Polsek hingga dengan situasi normal,” tandasnya.
Diawal pelaksanaan apel PLB ini, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Hasanuddin mengajak semua pe­serta apel untuk berdoa kepada para korban aksi tero­risme.

“Mari kita yang ada disini panjatkan doa mohon agar yang sakit dapat disembuhkan dan bagi yang meninggal dunia semoga amal baktinya diterima dan mereka mendapat tempat terbaik disisi-Nya,” kata Hasanuddin.

Pantauan Rakyat Maluku saat apel panggilan luar biasa ini, terlihat seluruh kekuatan personil dari setiap satuan fungsi hadir. Ketika terdengar lonceng dipukul tanda alarm serta bunyi sirine, tampak para personil kepolisian ini dengan seragam masing-masing dan bersenjata lengkap berlarian memasuki lapangan upacara. Kendaraan tempur Polri jenis baracuda juga disiagakan. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top