KOTA AMBON

Polisi Kejar Aktor Bentrok Unpatti

RAKYATMALUKU.COM – AMBON- Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease masih mengembangkan kasus saling lempar dengan benda keras di Jalan Ir. Putuhena, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon. Pengembangan ini untuk mengejar aktor intelektual dari peristiwa yang mengakibatkan enam polisi luka-luka dan sejumlah rumah mengalami kerusakan.


“Keberadaan A sudah kita cari. Kita cari di kos-kosannya masih belum kita temukan dan kita coba hubungi juga keluarganya,” ucap Kapolresta Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang, kepada wartawan di Mapolresta, Rabu 14 Oktober 2020.

A, sambung mantan Kapolres Buru ini, merupakan otak dibalik aksi pelemparan antara mahasiswa, masyarakat dan polisi. A sendiri, lanjut Kapolresta, diinformasikan bahwa dia bukan lagi mahasiswa. “Setelah kami amankan atau setelah datang baru bisa kita klarifikasi keterangan dari yang bersangkutan (A). Sepertinya. Iya, kira kira seperti itu (dia yang mengerakan),” jelasnya.

Sementara AM (22), HR (20), DD (20), MRS (24), RS (22), RF (19), MK (25), RL (20), BAR (22), TS (28), dan EN (29), masih dalam pemantaun pihaknya.

“Sebelas orang itu masih diwajibkan lapor. Ini mempermudah kasus ini agar cepat selesai,” ucapnya.

MR dan HS, peran keduanya sangat jelas. Hal ini bisa dilihat langsung melalui video yang beredar di masyarakat. “Dari video kemudian kami crosschek, kemudian yang bersangkutan juga sudah melihat hasil video dan mereka mengakui itu adalah dirinya,”

Selain kedua tersangka, polisi saat peristiwa awal juga mengamankan sejumlah barang bukti, baik pakaian, alat yang digunakan saat kejadian itu gambar maupun video. “Yang kita amankan saat ini baju yang digunakan para pelaku pada saat melakukan aksi kekerasan, kemudian ada batu, kayu dan lain sebagainya termasuk juga kumpulan video-video, foto dan sebagainya,” tandas Kapolresta. (AAN)


======================
--------------------

Berita Populer

To Top