NEWS UPDATE

Polisi Ringkus Anggota BIN Gadungan Di Buru

RakyatMaluku.com – KEPOLISIAN Resor Pulau Buru me­ring­kus seorang wanita yang me­ngaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN). Perempuan bernama Irdayanti (23), ini ditangkap di Desa Masarete, Kecamatan Teluk Kaeyeli, Kabupaten Buru, Rabu, 25 Juli. Selain Irdayanti, polisi juga menang­kap Julius Sitaniapessy (63), yang me­ngaku sebagai anggota Polri.

Tertangkapnya kedua warga Kota Ambon, lanta­ran memeras Kades Ma­sarate Ahmad Bilatu. Kasat Reskrim Buru AKP Ryan Citra Yudha menjelaskan, kedua warga Halong dan Batumerah, ini memeras dan menipu Ahmad Bilatu.

“Dari pengakuan kedua pelaku, modus penipuan dan pemerasan itu, berawal saat mereka yang memgaku sebagai BIN dan anggota Polri, sedang menginsvestigasi keuangan desa 2017. Keduanya pun mengatakan kepada kades kalau ada korupsi. Jika tidak memberikan uang, mereka akan mengangkat temuan itu ke ranah hukum,” jelas Kasat Reskrim AKP Ryan Citra Yudha kepada wartawan via seluler, Kamis, 26 Juli 2018.

Berhasil menakuti korban, lanjut Kasat Reskrim, anggota BIN dan Polri gadungan tersebut, meminta uang dari korban.Irdayanti serta Julius, mengakatakan jika tak memberi uang, maka kasus ini dilaporkan.

“Korban yang diperdaya oleh kedua pelaku, akhirnya merasa ketakutan, membuat pelaku meminta uang sebesar 10 juta dan korban memberikannya dengan 7 juta saja,” ungkapnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua Id Card yang bertuliskan 007, dua surat tugas khusus dari lembaga Presidium pusat Reclasseering Indoensia, satu buku agenda pencatatan uang masuk dan uang keluar, dan dua unit Handphone, masing-masing Lenovo dan Samsung.

“Kita masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Selain itu, untuk menghindari aksi penipuan dan pemerasan yang berlanjut, anggota kami sedang mendata. Karena diduga tidak saja Kades Masarere, tapi Kadus Wailapia, dan Kades Seith, Kabupaten Maluku Tengah, juga menjadi korban,” tandasnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top