Jumat, 25 April 2014

Politik

Jumat, 19 Juli 2013 - 23:17:03 WIT | dibaca: 114 pembaca

Nama Rahakbauw - Laipenny Dikonsultasikan Ke DPP Golkar

Sebelum Penetapan DPT

DIJADWALKAN, Kamis 22 Agustus Komisi Pemilihan Umum se-Indonesia akan menetapkan daftar calon tetap anggota DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota serta DPD RI.

Sebelum penetapan DCT, semua pimpinan partai di tingkat provinsi akan melakukan konsultasi dengan DPP.

Wakil Ketua OKK DPD Partai Golkar Maluku, Husein Toisutta, yang dikonfirmasi Rakyat Maluku, Kamis 18 Juli menjelaskan, sebelum penetapan DCT DPD Golkar Maluku akan melakukan konsultasi dengan DPP di Jakarta. Hasil konsultasi ini akan dibahas kembali dalam rapat sebelum penetapan DCT dilakukan oleh KPU Maluku.

Dikatakan, beberapa waktu lalu KPU Maluku telah menyurati DPD Golkar Maluku untuk meminta klarifikasi terhadap empat empat kader Golkar yang masuk dalam DCS karena dinilai bermasalah. Mereka masing-masing; Matheos Adrianus Matitaputty (Dapil Kota Ambon), Jantje Wenno (Dapil Kota Ambon), Latif Hatala (Dapil Kota Ambon), dan Elia Ronny Sianressy (Dapil Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya).

Kata dia, Matheos Adrianus Matitaputty berkaitan dengan surat dari DPP berkaitan dengan kasusnya saudara Richard Rahkabauw yang berdasarkan surat edaran diwajibkan untuk menggantikan Matitaputty.

’’Jadi prinsipnya bahwa Buce nama masuk DCS berdasarkan hasil keputusan DPP dimana DPD I juga turut hadir dalam rapat. Bahkan surat yang ditandatangani langsung dari Ketum dan Sekjen,’’ ujarnya.

Untuk Jantje Wenno, kata dia, menyangkut dengan short message service (SMS) bernada provokasi yang dikirim saat Pilkada Maluku, itu  praduga tidak bersalah.

“Pak Jantje itu tidak ada apa-apa. Hanya pemeriksaan saja tidak menyangkut penahanan. Praduga tidak bersalah harus dikedepankan. Jadi pak Jantje belum dikatakan bersalah,’’ paparnya.

Sedangkan Latif Hatala, lanjut dia, berdasarkan suratnya KPU Maluku meminta klarifikasi soal ijasah SMA yang bersangkutan.

’’Memang pak Latif itu bukan lulusan SMA Masohi, tapi SMA Angkasa Ambon. Registrasi juga SMA Angkasa dan surat keterangan dari sekolah juga ada. Jadi pak Latif tidak ada masalah soal ijasah yang dipolemikan itu,’’ jelasnya.

Sementara untuk Elia Ronny Sianressy sudah diklarifikasi. Hanya saja, Toisutta tidak menjelaskan secara detail menyangkut kasus Sianressy. Padahal, Sianressy berdasarkan putusan MA Tahun 2011 divonis 10 bulan penjara namun sampai dengan saat ini belum menjalani hukuman badan.

Ketika disinggung soal posisi Richard Rahakbauw dan Arnolis Laipenny yang merupakan kader Partai Golkar, anggota fraksi, memiliki dedikasi, loyalitas, prestasi, kapasitas, kapabilitas dan tidak tercela belum juga dimasukan ke dalam DCS, dia enggan bekomentar panjang.

’’Yang jelas saat rapat bersama di Backrie Tower bersama Ketum dan Sekjen tidak ada perubahan. Surat itu masih tetap dipertahankan. Jadi kami belum bicarakan itu lebih lanjut,’’ akuinya.

Apakah ada kemungkinan sebelum penetapan DCT, kedua kader terbaik Partai Golkar ini masuk dalam DCT nanti. Pasalnya, Laipenny merupakan salah satu calon bupati di Kabupaten MBD yang masuk pada putaran kedua, sementara Rahakbauw baru saja mendapat penghargaan Parlement Award dari Pemerintah Pusat menyangkut prestasi yang diraih saat menjabat anggota DPRD Maluku.

’’Saya belum bisa pastikan. Kemungkinan kecil bisa. Tapi nanti akan dikonsultasikan lagi, sebab sebelum DCT ini ditetapkan masuk. Nanti DPD I konsultasikan lagi dengan DPP sebelum penetapan baru kita bisa lihat kejelasannya,’ cetusnya.  (UPU)


Komentar Anda
comments powered by Disqus



  STATISTIK  
Hits hari ini: 103
Pengunjung Hari ini: 42
Total pengunjung: 42696
213642
.