Uncategorized

Polres Buru Tangkap 7 Pelaku Penambang Ilegal

SEBANYAK 7 pelaku penambang ilegal ditangkap anggota Polres Buru, Sabtu, 27 Juli pukul 22.30 Wit. b di Desa Waekerta, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru.

Ke 7 penambang yang ditangkap  yakni Misri (65), Oman (59(, Hamsari (45), Sumartin (35), Ade Janhari(46), Suhendi (48),dan Rendi Sangadji (18),  karena kedapatan melakukan penambangan  emas tanpa izin dengan menggunakan mercuri.

“Mereka ditangkap sedang mengolah emas di gudang milik Masri di Waekerta Sabtu malam,” ungkap Wakapolres Buru Kompol Bachri Hehanussa kepada RakyatMaluku.com, Minggu, 28 Juli 2019.

Ditangkapnya penambang ilegal ini setelah personel Satuan Intelkam yang dipimpin Kasat Intelkam menerima laporan masyarakat tentang pengolahan emas tanpa izin.

“Saya bersama Kasat Reskrim AKP Senja berserta personel Satreskrim, juga Sabhara tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Kami olah TKP sekitar pukul 23.30 Wit,” ujar Hehanussa.

Menurutnya, emas yang mereka kelolah bukan dari Gunung Botak, tapi Gunung Gogerea.

“Ada 70 karung yang diolah sejak Jumat, 26 Juli 2019. Hasil emas yang diperoleh sebanyak 115 gram emas murni dan 45 gram emas bercampur mercury,” tutur Hehanussa.

Selain para pelaku, tambah mantan Wakapolres Seram Bagian Barat ini, pihaknya ikut mengamankan sejumlah barang bukti dari hasil pengolahan emas.

“Yakni 22 unit tromol, 4 kg mercury, satu unit mesin Yanmar 8,5 kg, satu buah bola angin, 43 karung material emas siap olah, 115 gram emas murni, 45 gram emas bercampur mercury, 24 tali fanbel, satu set alat pembakar emas, 2 buah timbangan dan 66 buah peluru tromol,” tandasnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top