KABUPATEN SBT

Polres SBT Gelar Pengobatan Gratis di Desa Kufar

RAKYATMALUKU.COM – SBT,- Kepala Polisi Resort (Polres) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), AKBP A Bormasa, SH.,MH terus giat melaksanakan kegiatan sosial di masyarakat.

Berbagai kegiatan sosial yang digelar merupakan bagian penting untuk menjaga hubungan silaturahmi kepolisian dengan masyarakat di Kabupaten Ita Wotu Nusa itu. Kali ini, Polres SBT menggelar pengobatan gratis kepada warga di Desa Kufar, Kecamatan Tutuk Tolu, Kabupaten SBT, Kamis, 6 Februari 2020.

Baksos ini digelar untuk membantu warga kurang mampu, atau warga yang secara gratis ingin memeriksa kesehatannya, yang merupakan bagian dari wujud kepeduliaan dan kedekatan TNI-Polri dalam melihat berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk masalah gizi buruk dan stunting, yang viral di masyarakat.

Seluruh unit ikut ambil bagian dalam mensukseskan Baksos ini, seperti, Bhayangkari Cabang SBT, Biddokes Polda Maluku, Kodim Persiapan hingga Persit Candra Kirana.

Pengobatan gratis ini disaksikan langsung selain oleh Kapolres SBT AKBP A Bormasa, SH.,MH., hadir juga Ketua Bhayangkari Cabang SBT Ny Corry Bormasa, Ketua TP-PKK SBT, Ny Misa Keliobas, Kepala Kecamatan Tutuk Tolu, Saiful Rumodar, Ketua FKUB, H.A.G.Wokanubun, tokoh adat, tokoh pemuda maupun tokoh masyarakat Desa Kufar.

Kapolres SBT, AKBP. A. Bormasa, SH.,MH menjelaskan, kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari silaturahmi ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas). Silaturahmi Kamtibmas kata dia, menjadi bagian dari tugas kepolisian untuk meningkatkan solidaritas dan menciptakan situasi yang kondusif di wilayah SBT khususnya di Desa Kufar. “Lewat kegiatan ini, kita sebagai aparat keamanan akan dekat dengan warga. Kita menjaga komunikasi, diskusi bahkan lebih dekat itu mendapatkan teman atau keluarga baru di setiap moment kegiatan.”

Sebab, kata mantan Kapolres Kepulauan Aru ini, TNI dan Polri merupakan mitra masyarakat. Ketiganya harus saling sinergi untuk sama-sama menjaga Kamtibmas. Maka, agar tetap saling sinergi antara aparat TNI-Polri dengan masyarakat, maka perlu diadakan kegiatan yang sama-sama saling membutuhkan, seperti pengobatan gratis atau bakti sosial lainnya. “Ini adalah hal kecil yang dapat kami lakukan untuk masyarakat. Ini juga bagian dari reaksi cepat kami dengan Biddokes Polda Maluku terhadap temuan gizi buruk dan stunting di Desa Kufar ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menambah amal ibadah bagi kita semua,” ujar Kapolres.

Pantauan Rakyat Maluku di lokasi kegiatan, warga sangat antusias untuk mengikuti pengobatan gratis ini. Tak saja orang tua, anak-anak hingga remaja hingga turut terlibat, selain memeriksa kesehatannya, juga saling membantu dalam mensukseskan pengobatan gratis yang digelar sejak pagi itu.

Tak saja pelayanan kesehatan, tampak Ketua Bhayangkari Cabang SBT, Ny Corry Bormasa, beserta stafnya juga membagikan bantuan kepada anak-anak SD di Desa Kufar. Sesaat memberikan bantuan, istri Kapolres SBT ini berlinang air matanya saat menyerahkan bantuan kepada beberapa siswa SD.

“Puji Tuhan, antusias masyarakat hari ini bisa dilihat dengan sendirinya. Suatu kebanggaan tersendiri bagi beta (saya_red), meskipun apa yang kita buat hari ini tidak seberapa. Setidaknya ini bukti nyata kepedulian kami di sini. Beta (saya_red), dan Bapak kapolres mau (ingin_red) mengabdi di negeri ini pakai hati dan keikhlasan. SBT ini sudah kita anggap daerah kami sendiri. Kalau bukan katong (kita_red), siapa lagi yang mau peduli katong (kita_red) sendiri punya masyarakat,” tutur Ny Corry, dengan matanya yang binar.

Kendati baru dua bulan berada di SBT, Corry mengaku begitu dekat dengan masyarakat. Bagaimana tidak, hampir setiap saat dirinya bersama Kapolres SBT terlibat dalam berbagai kegiatan warga. “Baru dua bulan lebih bertugas di negeri ini, tetapi kami sudah bisa mengenal lebih dekat masyarakat serta kondisi yang ada.” Soal pengobatan gratis ini, Corry mengaku merupakan agenda rutin Polres SBT dan Bhayangkari. “Memang sudah masuk agenda kami, bukan saja di Desa Kufar tetapi di desa-desa lainya juga. Kiranya dari pengobatan gratis ini, masyarakat yang kurang mampu dapat berobat tanpa mengeluarkan biaya,” harap Ny Corry.

Sementara Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) SBT, H.A.G Wokanubun, ketika memberikan closing statement, mengaku bangga dengan sigapnya TNI dan Polri di SBT terhadap masalah sosial di masyarakat. Kiranya, kegiatan Baksos yang sudah dilaksanakan oleh TNI dan Polri di SBT dapat terus ditingkatkan ke daerah lainnya, tidak saja di Kufar. Dan, Wokanubun juga berharap agar kegiatan yang sudah dilakukan Polres SBT ini, dapat pula dilaksanakan oleh organisasi lainnya di SBT. “Saya berterima kasih kepada pimpinan TNI dan Polri yang sudah mengadakan kegiatan Baksos untuk sama-sama membantu warga. Kiranya, kegiatan ini menjadi penting untuk terus digalakkan,” pesan Wokanubun.

Tokoh Pemuda Desa Kufar, Muhammad Boufakar, juga menyampaikan pujian serta terima kasihnya kepada TNI dan Polri, atas terselenggarakan pengobatan gratis ini. Atas nama pemuda dan warga Kufar, pihaknya akan terus mendukung aparat TNI dan Polri, untuk sama-sama menjaga Kabtimbas di SBT, khususnya di Desa Kufar.

Ia sendiri mengaku terharu dan bangga kepada Polres SBT, sebab, baru beberapa bulan menjabat, Kapolres SBT sudah mampu mengadakan berbagai kegiatan sosial, yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat, salah satunya pengobatan gratis. Apalagi, sedang maraknya informasi tentang pelayanan kesehatan di SBT yang kian menurun.
Justru, lewat kegiatan ini, kata dia, tak saja mengangkat citra dan kedekatan kepolisian dengan warga, tapi juga sekaligus untuk menyelamatkan catatan buruk pelayanan pemerintah khususnya Dinas Kesehatan di mata warga, yang kini viral menjadi perbincangan di seantero Maluku, bahkan nasional. (NAS/ADV)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top