ADVETORIAL

Progres Pekerjaan Fisik Keseluruhan Capai 47,58 Persen

Pembangunan Irigasi Bubi dengan panjang 40,9 km ketika diambil gambarnya dari atas. IST

RakyatMaluku.com – KENDATI sempat menjadi polemik, pekerjaan pembangunan jaringan irigasi D.I Bubi di Kecamatan Bula Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus menunjukan progres yang menggembirakan. Hingga berita ini diturunkan, progres fisik keseluruhan pembangunan jaringan dengan anggaran Rp226.904.174.000 dengan empat tahapan pencairan itu sudah mencapai 47, 58 persen atau hampir rampung setengah.

Proyek jaringan irigasi dengan panjang 40,9 km yang dikerjakan dengan sistem multi years dari tahun 2017 hingga tahun 2020 dan disiapkan untuk mengairi sawah seluas 3.750 hektar itu terus dikerjakan oleh kontraktor pelaksana dalam hal ini PT Gunakarya-Basuki KSO.

Untuk tahun 2017, anggaran yang dicairkan sebesar Rp18. 349.065.000 dan sudah selesai seratus persen, demikian pula dengan tahun 2018 dengan anggaran Rp27 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jaringan irigasi D.I Bubi, Sutiono, kepada Rakyat Maluku, Selasa, 23 Juli mengungkapkan, untuk tahun 2019, kendati anggaran yang dicairkan baru 20 persen dari Rp27 milyar, namun progres pekerjaan fisik sudah mencapai 40,11 persen.

”Jadi semua masih berjalan lancar di lapangan sesuai schedule rencana yang dibuat,” kata Sutiono kepada Rakyat Maluku, via telepon selulernya.

Ia mengakui, sesuai programnya, jaringan irigasi Bubi ini akan selesai dibangun pada tahun 2020 dan anggaran sisanya akan direalisasikan setelah pekerjaan di lapangan berjalan pada tahun 2020.

Ia memastikan pekerjaan akan rampung pada tahun 2020 sesuai kontrak.

”Di kontrak, pekerjaan harus selesai Desember 2020. Karena pada tahun 2020 adalah tahap terakhir dengan anggaran sisa Rp63.676.090.600. Tapi kami pastikan pada pertengahan 2020 proyeknya sudah rampung,” pungkasnya.

Karena itu, Sutiono meminta dukungan semua pihak agar mega proyek irigasi yang baru pertama kali dikerjakan di Maluku dengan anggaran yang besar ini bisa diselesaikan dengan baik, dan kedepan bisa bermanfaat bagi para petani sawah, khususnya dalam menunjang program lumbung pangan yang selaras dengan program Presiden Joko Widodo. (ADV)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top