AMBONESIA

Rekayasa Lalin, Dishub Pasang Road Barriers

RakyatMaluku.com – Guna mengatasi kemacetan lalu lintas (Lalin) di kota Ambon, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon dan petugas lalu lintas, melakukan pemasangan Road Barriers atau pembatas jalan disejumlah ruas jalan di pusat Kota Ambon, Kamis, 24 Mei.

Pemasangan road barriers itu dipantau langsung oleh Plt Kadis Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette. Robby melihat langsung proses pemasangan road barriers di kawasan Batu Merah yang merupakan kawasan langganan macet di Kota Ambon.

Pemasangan road barriers dilakukan disejumlah ruas jalan yang menjadi titik target perhubungan kota Ambon dalam melakukan rekayasa lalin, yakni kawasan jalan Jenderal Sudirman Batu Merah, pertigaan Mardika-Batu Merah, serta jalan Tulukabessy dan jalan Rijali.

Plt Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan, Dishub Kota Ambon dalam merekayasa Lalin itu sangat terbatas dengan peralatan, yakni road barriers. Akan tetapi, meskipun dengan keterbatasan prasarana oleh Dishub Kota Ambon, pihaknya bersama Lantas Polres Ambon tetap berupaya untuk melakukan rekayasa jalan agar tidak terjadi kemacetan parah.”Walau road barriers sangat terbatas, pihaknya memprioritaskan ruas-ruas jalan yang sering terjadi kemacetan parah,” ujar dia.

Kata dia, sementara dilakukan koordinasi dengan pemerintah kota dan juga provinsi. Pihaknya masih membutuhkan peralatan road barriers untuk menyekat atau membagi lajur lalu lintas. Karena sementara ini peralatan teknis masih minim, sehingga dibutuhkan penambahan. Untuk usulan penambahan kekurangan peralatan sementara diusulkan untuk dianggarkan. Karena dalam proses rekayasa lalu lintas, perlunya peyekatan lajur agar kendaraan ikut menyesuaikan dengan arah yang telah ditentukan lewat pembatas jalan.

“Karena anggarannya tidak ada di 2018, kita sementara berkoordinasi untuk pengadaan. Bahkan nanti akan berkoordinasi dengan Dilantas Polda Maluku. Karena ada beberapa titik yang nantinya dilakukan rekayasa,” simpul Robby. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top