AMBONESIA

Rustam Latupono Prioritaskan Air Bersih Di Pinang Putih

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono, bersama warga Pinang Putih

WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Rustam Latupono, dalam kegiatan resesnya, berjanji untuk memprioritaskan pengadaan Air Bersih bagi warga di kawasan RT 06/RW 06 Pinang Putih Puncak, Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Sebab, sampai saat ini, daerah tersebut belum juga dialiri air bersih, sementara air bersih merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat. 

Hal ini ditegaskan Rustam, di hadapan warga Pinang Putih Puncak, saat mengadakan Reses Masa Sidang I Tahun 2019.

Rustam berjanji, dalam bulan ini pembangunan air bersih khususnya untuk warga Pinang Putih Puncak sudah dilakukan. Sebab, krisis air bersih di daerah itu sudah sangat parah, dan tentu akan mengganggu aktifitas warga, kalau tidak segera diadakan. 

Untuk meyakinkan warga, Wakil Ketua DPRD dalam agenda reses tersebut turut melibatkan Kepala Bidang Pengembangan SDA dan Infrastruktur Dinas PU Kota Ambon, Chandra Petwembun.

Maksud Rustam menghadirkan Chandra untuk menjelaskan rencana Pemerintah Kota (Pemkot) dalam pelaksanaan proyek air bersih tahun anggaran 2019, sebagai bentuk aspirasi warga yang disampaikan warga kepada anggota DPRD asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sirimau. 

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon asal fraksi Gerindra Kota Ambon, Rustam Latupono dalam reses tersebut menyampaikan Reses merupakan agenda DPRD yang wajib dilakukan untuk menyerap aspirasi dari rakyat untuk kemudian kemudian diperjuangkan ke pemerintah sesuai kepentingan kesejahteraan masyarakat. 

“Reses ini adalah masa libur yang diwajibkan untuk menyerap aspirasi rakyat pada daerah pemilihan masing-masing anggota DPRD. Berbagai aspirasi yang disampaikan, namun yang menjadi prioritas utama di kawasan ini (Pinang Putih) adalah air bersih. Untuk itu, sebagai kebutuhan vital masyarakat, maka air bersih itu harus dibangun di sini,” ujar Rustam.

Kepada Rustam, banyak kebutuhan warga yang disampaikan berkaitan dengan fasilitas umum. Namun yang paling lebih mendasar bagi warga setempat adalah air bersih dibandingkan kebutuhan lainya seperti lampu penerangan jalan. 

Dia mengakui, dalam reses anggota DPRD wajib menyerap aspirasi sebanyak – banyaknya. 

“Sejumlah permintaan serta keluhan warga akan tentu akan diperjuangkan, namun yang lebih mendasar kali ini air bersih saja dulu. Nanti selanjutnya itu bertahap.”

Sementara itu, Kabid Pengelolaan SDA dan Infrastruktur Pemkot Ambon Chandra Fetwebun disela-sela reses Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono itu juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan survei lokasi untuk pengadaan air bersih. 

Tentu juga melalui koordinasi dengan pihak RT setempat guna mencari sumber air terdekat. 

“Setelah survey selesai, kita akan lanjut dengan perencanaan, lelang dan kontrak. Dipastikan April mendatang proses pekerjaan sudah dilakukan,” ujar Chandra Fetwebun kepada warga setempat.

Kata dia, anggaran yang akan digelentorkan untuk pembangunan Air Bersih sebesar 

Rp.180 juta yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. 

Diharapkan dengan pembangunan Air Bersih nanti, bisa menjawab keluhan warga setempat. 

Udin Sanaky, warga kawasan Pinang Putih, RT 06 RW 06 mengaku, Air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi warga sekitar. Tiap hari warga harus membeli air bersih dari pihak ketiga. 

“Kondisi ini sudah berlangsung lama, namun dengan adanya rencana pembangunan air bersih ini, kami merasa bahagia,” kata Sanaky.

Ia meminta kepada pemerintah agar tetap komitmen dalam rencana pembangunan air bersih, pasalnya warga sangat mengharapkan campur tangan pemerintah. 

“Kami warga disini membutuhkan komitmen dari pemerintah, kita berharap semuanya berjalan maksinal.” 

Warga lainnya Nasir Tidore mengaku, selama ini masyarakat sangat membutuhkan air bersih. Diharapkan dengan adanya pembangunan air bersih maka berjalan dengan baik. Jangan sampai sudah membangun infrastruktur namun kedepan air tidak berjalan maksimal. 

Selain di Kawasan Pinang Putih, Reses Wakil Ketua DPRD juga dilakukan di RT 10/RW 09 lorong Mangga kawasan Perempatan Kebun Cengke desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. 

Dalam reses lanjutan ini, warga meminta untuk membangun drainase yangbhingga kini menjadi masalah di kawasan tersebut. Karena pada kawasan tersebut jika terjadi hujan itu selalu digenangi air lantaran tak ada saluran air.

Selain itu, masalah penerangan jalan terutama di kawasan kuburan Kece sesuai dengan program pemerintah yakni terang di malam hari dan bersih di siang hari juga menjadi permintaan warga, guna menghindari terjadi tindakan kriminal yang dapat menggangu suasana Kamtibmas serta Pelayanan publik yang sering dikeluhkan karena tidak maksimal. 

Warga setempat mengharapkan adanya partisipasi dari pemerintah untuk memperhatikan anak-anak yang putus sekolah. Selain itu memperhatikan masalah hukum, dan kesehatan. 

Menanggapi keluhan masyatakat, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono mengatakan, APBD saat ini sudah jalan. Untuk itu hal-hal yang menjadi prioritas akan ditindalanjuti. Namun, program pemerintah harus berasal dari bawah ke atas. 

Masalah Capil ini harus menjadi prioritas, pelayanan harus ditingkatkan, kita sudah dorong agar ada penambahan fasilitas. 

“Saya pastikan keluhan masyarakat akan ditindakalanjuti dalam APBD baik melalui APBD-P atau APBD kedepan. Tiga skala prioritas untuk reses saya di RT 10/RW 06 ini yakni drainase, lampu penerangan jalan dan masalah pelayanan publik di Kota Ambon. Soal pelantikan RT/RW juga akan menjadi perhatian,” tegas R

======================
--------------------

Berita Populer

To Top