KESEHATAN

Sakit Kepala Usai Tidur Siang? Cek Penyebab Dan Solusinya

TIDUR siang bisa mengobati rasa lelah sejenak. Namun, pernahkan saat bangun tidur siang, justru merasa tak segar dan sakit kepala? Memang ada beberapa penyebab sakit kepala setelah tidur siang.

Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (14/5), menurut National Sleep Foundation, orang yang memiliki gangguan tidur punya kemungkinan 8 kali lebih besar mengalami sakit kepala setelah bangun siang. Maka apa penyebabnya?

1. Masalah Pernapasan
Masalah pernapasan yang ditandai dengan mendengkur dapat menganggu tidur dan juga menyebabkan sakit kepala saat bangun tidur siang. Mendengkur juga bisa menjadi salah satu tanda obstructive sleep apnea (OSA). OSA terjadi saat otot belakang tenggorokan mengendur, saluran pernapasan menyempit dan menutup saat bernapas. Hal ini dapat menurunkan kadar oksigen dalam tubuh.

Kondisi ini disadari otak sehingga dapat membangunkan orang dari tidurnya untuk membuka kembali saluran pernapasan. Biasanya hanya terbangun sebentar, lalu langsung tidur lagi tanpa sadar.

Selain mendengkur, penyakit pernapasan lainnya seperti TBC, emfisema, dan penyakit paru lainnya dapat mengganggu kualitas tidur siang hingga mengakibatkan sakit kepala.

2. Posisi atau Jenis Bantal yang Salah
Penggunaan bantal yang tidak tepat bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala setelah tidur siang. Bantal yang terlalu keras misalnya atau meletakkan bantal tidak pas bisa membuat otot leher menegang hingga terasa pegal dan sakit yang mengarah pada sakit kepala.

National Sleep Foundation menganjurkan untuk menggunakan bantal yang dapat menahan kepala dan leher dalam posisi nyaman. Bila harus tidur siang dalam perjalanan, bawa bantal khusus untuk bepergian seperti bantal leher.

Untuk itu, gunakan bantal dan kasur yang nyaman juga dapat membantu tidur menjadi lebih nyenyak sehingga mengurangi risiko sakit kepala. Jangan lupa, posisi tidur yang tepat juga membantu membuat tetap nyenyak dan segar saat bangun.

3. Bruxism
Bruxism atau menggemeretakkan gigi saat tidur biasanya terjadi tanpa disadari. Kondisi ini sering menjadi penyebab sakit kepala setelah tidur siang. Orang-orang yang menggemeretakkan giginya saat tidur biasanya memiliki kelainan-kelainan saat tidur lainnya, seperti ngorok dan sleep apnea. Orang yang mengalami bruxism cukup parah dan sering bisa menyebabkan otot pipi, dagu, hingga pelipis tertarik lebih dari biasanya hingga membuat sakit kepala saat bangun.

Bruxism misalnya dapat diatasi dengan penggunaan pelindung mulut dan meditasi serta yoga jika penyebab menggemeretakkan gigi saat tidur adalah stres. Selain itu, masalah pernapasan seperti sleep apnea dan penyakit paru lainnya dapat diatasi dengan melakukan gaya hidup sehat serta menjalankan pengobatan yang tepat dari dokter.

4. Masih Kurang Tidur
Selain ketiga penyebab di atas, tidur malam yang kurang juga bisa menyebabkan kepala terasa sakit saat bangun tidur siang. Hal ini dikarenakan tidur malam yang kurang tidak bisa digantikan dengan tidur siang, sementara tubuh betul-betul membutuhkan istirahat yang cukup.

Namun, usahakan untuk tidur siang tidak terlalu lama. Cukup tidur 10-30 menit saja sudah bisa merasakan manfaat tidur siang. Semakin lama tidur siang, maka kemungkinan Anda untuk sakit kepala dan sulit tidur di malam hari semakin besar.

Ada baiknya untuk tidur sekitar jam 2 siang. Di waktu ini biasanya akan mengalami rasa kantuk setelah perut terisi penuh di jam makan siang. Selain itu, tidur di waktu tersebut cenderung tidak akan mengganggu waktu tidur di malam hari. (ika/JPC)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top