GERBANG PENDIDIKAN

Sallatalohy Buka Diklat K-13 Bagi 30 SD Se Kecamatan Teluk Ambon

RakyatMaluku.com – KEPALA Dinas Pendidikan Kota Ambon Dr. Fahmi Sallatalohy resmi membuka pelaksanaan Diklat Kurikulum 2013 (K-13) tahun 2018 yang diikuti 204 guru dan 30 kepala sekolah SD se-Kecamatan Teluk Ambon di kompleks SD Negeri 1, 2 dan 3 Poka, Senin, 30 Juli.

Diklat tersebut bertujuan menyamakan presepsi terhadap implementasi K-13 sekaligus menyamaratakan penerapan Kurikulum itu disemua jenjang Pendidikan SD di Kota Ambon. Dalam sambutannya Sallatalohy menekankan, pentingnya penerapan K-13 secara merata sehingga antara SD satu dengan SD lainnya tidak berbeda dalam menerapkan kurikulum dimaksud.

’’Kegiatan ini untuk menyamaratakan pandangan supaya tidak ada perbedaan antara SD satu dengan lainnya. Semua harus satu presepsi,”ujar Sallatalohy.

Diungkapkan Diklat serupa juga sudah dilakukan di Kecamatan Sirimau dan Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Intinya tetap sama yakni menyeragamkan penerapan Kurikulum 2013. “Hasilnya sudah hampir merata penerapan K-13 di Kota Ambon,”ungkap Sallatalohy.

Dia berharap Diklat K-13 yang digelar dapat memberikan hasil maksimal dan berbobot sehingga penerapan K-13 ini tidak sekedar untuk memenuhi tuntutan sistem pendidikan nasional.”Ini penting, makanya saya berharap agar para narasumber untuk fokus melayani teman-teman guru dan kepala sekolah. Kepada guru dan kepala sekolah juga diharapkan maksimal mengimplementasikan K-13 dalam proses mengajar dikelas,’harap Sallatalohy.

Sementara itu, ketua panitia penyelenggara diklat Agus selano dalam laporanya menyampaikan, pelaksanaan diklat dilatarbelakangi hasil keputusan Rapat Kerja (Raker) kepala-kepala SD se-Kecamatan Teluk Ambon yang berlangsung pada Bulan Juli di Bali. Diklat dimaksudkan untuk menyeragamkan pemahaman kepada semua guru tentang K-13 sehingga dalam implementasinya kepada peserta didik tidak salah sasaran.

Selano mengungkapkan, jumlah SD yang ada di Kecamatan Teluk Ambon sebanyak 32 lembaga. Tetapi dalam pelaksanaan Diklat K-13 ini dua SD diantaranya tidak mengikuti yakni SD Kristen 1 Hunut dan SD 46 Perumnas Poka.

Dia menambahkan, jumlah peserta diklat yang diutus untuk mengikuti Diklat diakumulasi per kelas. Kelas 1 sebanyak 35 guru, kelas II 31guru, kelas III 35 guru , kelas IV 35 guru, kelas V 33 guru dan kelas VI 36 orang guru, plus 30 kepala sekolah.”Diklat ini akan berlangsung selama 3 hari hingga 1 Agustus besok,’tambah Kepala SD Negeri 2 Hunut ini. (CIK)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top