NEWS UPDATE

Sekda Akan Dipanggil Terkait Panca Karya

RakyatMaluku.com – SETELAH melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya Provinsi Maluku, tim evaluasi kinerja PD Panca Karya yang dibentuk DPRD Maluku langsung melaksanakan rapat internal.

Dari rapat internal yang digelar tim evaluasi kinerja PD Panca Karya di ruang rapat komisi C DPRD Maluku, ada beberapa kesimpulan yang disepakati, satu diantaranya yakni mengundang Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Keuangan provinsi Maluku.

Kepada wartawan di kantor DPRD Maluku, ketua tim evaluasi kinerja PD Panca Karya Lucky Wattimury me­ngatakan, rencana tim evaluasi mengundang sekda dan kepala keuangan provinsi maluku itu dalam rangka dengar pendapat terkait masalah yang dialami PD Panca Karya.

“Rapat bersama sekda dan kepala keuangan Pemprov Maluku itu dengan maksud agar kita objek­tif dalam mengambil langkah sebelum disampaikan kepada pimpinan dewan. Jadi ketika disampaikan nanti ke pimpinan dewan itu sudah melalui suatu tahap yang objektif,” jelas Lucky di Balai Rakyat Karang Panjang Ambon, Jumat 13 Juli 2018.

Kata dia, tim evaluasi juga telah mengantongi berbagai informasi dari pihak badan pengawas di PD Panca Karya dan memastikan sikologi dari karyawan yang ada seperti apa. Pihaknya juga telah mengunjungi bengkel panca karya melihat proses selanjutnya ke Dok. Waiame, karena ada feri milik Panca Karya yang naik dok disana.

“Kita bertemu dengan direktur perkapalan Waiame, semua data sudah kita minta. Termasuk juga dengan kunjungan ke Waai karena ada feri Panca Karya yang beroperasi disana dengan rute Waai-Kailolo,” tuturnya.

Tim juga sudah bertemu dengan ABK dan bertanya tentang asuransinya maupun operasionalnya untuk melengkapi seluruh data kita miliki. Sasarannya hanya satu, yakni harus selamatkan panca karya. Untuk itu, maka uang harus dikelola secara baik, agar dapat menyelamatkan panca karya, karena BUMD ini adalah aset daerah yang mesti dikelola secara baik, untuk mendatangkan PAD bagi daerah.

“Apalagi di tengah daerah yang kekurangan anggaran seperti sekarang, harus diselamatkan,” tandas Wattimury. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top