NEWS UPDATE

SETIA Demi Maluku, Terima Kasih Pak Bib Dan Pak Ety

Tinggal menghitung hari,  Said Assagaff dan Zeth Sahuburua akan meninggalkan jabatan mereka sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2014-2019.

Posisi Said Assagaff dan Zeth Sahuburua akan digantikan dengan Irjen Pol. (Purn) Murad Ismail dan Barnabas Orno yang terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku dalam Pilgub tahun 2018.

Sebelum proses pelantikan yang akan digelar di Istana Presiden RI Jakarta 11 Maret 2019, kedua tokoh yang menggunakan teagline SETIA dalam Pilgub lalu itu mulai beres-beres sembari mengucapkan salam perpisahan. 

Said Assagaff dan Zeth Sahuburua memang pasangan yang ‘romantis’, selama lima tahun kepemimpinan nyaris tak terdengar ada pertentangan antara keduanya.

Kebijakan birokrasi dan keputusan politik pemerintah pun  tak pernah mengganggu hubungan kedua politisi Golkar itu apalagi saling bersebrangan. 

Pagi kemarin, keduanya menggelar upacara perpisahan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi Maluku yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Maluku, Selasa 5 Maret  2019.

Suasana haru menyelemuti detik-detik perpisahan Said Assagaff – Zeth Sahuburua dengan ASN. 

Saat menyampaikan sambutan, Said Assagaff, sempat menitikan air mata, dia menceritakan separuh umurnya mengabdi untuk Maluku, dimulai dari ASN, Kepala Sub Bagian, kemudian Kepala Bappeda, Kepala Inspetorat, Seketaris Daerah. 

Wakil Gubernur sampai puncak menjabat Gubernur selama 1 periode, dan akan berakhir masa jabatan 10 maret tugas pengabdian untuk membangun negeri tercinta. 

“Saya sangat sedih akan perpisahan, selama 38 tahun setengah mengabdi untuk Maluku, ada banyak sukacita yang dialami bersama sama seluruh ASN. Terima kasih kalian semua sudah membantu kami dalam menjalankan roda pemerintahan. Apabila ada hal yang menyingunng dan kurang berkenan, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” kata Assagaff.

Tak lupa Assagaff berharap, dalam proses pemerintah kedepan ASN dapat bekerja secara profesional.

“Insya Allah  pasti akan dipakai, tidak usah percaya dengan isu yang ada, kerja percaya diri bangun terus silahturahim antara sesama rekan kerja,”ucapnya. 

Zeth Sahuburua menambahkan, setiap masa ada pemimpin dan setiap pemimpin ada masanya, 

“Karena itu diakhir tugas, saya sangat bersukacita diakhir masa jabatan bisa berkumpul dengan seluruh ASN,”tuturnya. 

Selama memimpin bersama Gubernur selama lima tahun, tidak pernah  ada permasalahan, karena tugas yang dijalankan dengan semangat profesionalisme, dengan visi Mantapnya pembangunan Maluku yang rukun, religius, damai, sejahtera, aman, berkualitas dan demokratis dijiwai semangat Siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan.

“Kami menyadari dalam lima tahun, visi yang ditetapkan belum kami selesaikan menyeluruh, harapan kita itu akan diteruskan untuk membangun daerah dan bangsa ini,”tukasnya. 

Selama lima tahun, dirinya bersama Gubernur telah meletakan bekal tanggungjawab kepada ASN agar dapat bekerja secara  profesionalisme. 

Diakhir sambutannya dirinya menyampaikan terima kasih atas dukung moril, maupun sumbangan pikiran yang diimplementasikan untuk membangun Maluku. Jika ada hal-hal yang selama ini tidak berkenan di hati ASN, dirinya bersama Gubernur memohon maaf. 

“Walaupun  akhir masa jabatan kita berdua telah selesai, tetapi pengabdian untuk daerah dan bangsa ini tidak akan pernah  selesai,” tandasnya. (YAS)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top