NEWS UPDATE

Sihaloho Tambah Tiga Bidang Usaha

anthon sihaloho

-‘Kesehatan’ PD.Panca Karya Membaik

PERUSAHAAN Daerah PD.Panca Karya mulai melebarkan sayap bisnis, tidak lagi bergantung hanya pada bidang usaha jasa transportasi darat, pelayaran dan kehutanan. 

Direktur PD.Panca Karya, Antonius Sihaloho, mengatakan, diawal tahun 2019 pihaknya telah menambah tiga bidang usaha sehingga totalnya ada enam bidang usaha. Yakni bidang usaha Pekerjaan Umum (PU) dan Perikanan dan Pertanian.

“Penambahan ini bukan penggemukan, tapi ada potensi,” kata Sihaloho kepada wartawan di kantor DPRD Maluku, Kamis 24 Januari 2019.

Bidang Pekerjaan Umum misalnya, pasca dibentuk, PD.Panca Karya langsung goo internasional. Membangun kerja sama dengan investor asal Francis untuk pembangunan pusat pasilitas pendukung operasional tujuh blok migas di wilayah Maluku Tenggara bagian Selatan dengan nilai investasi dari kerja sama ini Rp.1 trilun lebih.

“17 Januari 2019 kita sudah penandatangan MoU. Antara PD.Panca Karya, PT.Petamina Trans Continental dan PT.Soletanchi Bachi perusahaan asal Francis. Bentuk kerjasamanya antara lain pembangunan dermaga, gudang, lapangan terbang, jalan dan instalasi penampungan minyak di Pulau Selaru.  Ini merupakan pasilitas pendukung 7 blok migas, ” beber Sihaloho.

Sementara potensi dibidang pertanian sangat besar. Kehadiran bidang itu menguntungkan para petani cengkeh dan pala di Maluku.

Pensiunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku menyatakan, PD. Panca Karya akan memutus mata rantai tengkulak cengkeh dan pala yang selama ini bermain harga jual sehingga merugikan para petani.

“Kami akan membeli Cengkeh dan Pala dengan harga yang pantas dari petani, setelah itu PD.Panca Karya akan mengekpore ke pasar Eropa. Ini juga sudah kami bahas bersama dengan Bappeda,” ujarnya.

Selain itu, bidang usaha pelayaran juga mulai beroperasional normal. Lima kapal Ferry yang dimiliki PD.Panca Karya sekarang sudah melayari berbagai rute di Maluku. 

“Kami masuk itu September. Kapal Ferry itu ada enam buah. Hanya satu yang beropesai waktu itu. Satu kapal didoking, empat lainnya hanya di dermaga belum berjalan semuanya karena alasan pendanaan. Setelah kami masuk itu barulah lima buah kapal berjalan. Yang didoking itu juga mulai jalan. Sekarang memang ada kapal yang doking juga setelah  mendukung angkutan natal, ” urainya.

Adapun terkait persoalan managerial yang sempat membuat PD.Panca Karya berada dalam masa sulit pun sudah diatasi dengan baik.

Sihaloho mengaku, gaji dan tunjangan para karyawan sebagian besar sudah diselesaikan. Mereka-mereka yang tidak produktif bekerja pun sudah diberikan pilihan.

“Akhir tahun 2018 kita sudah bayar seluruh THR baik yang muslim maupun yang kristen. Kepentingan kita PD. Panca Karya dapat memberikan kontribusi bagi Maluku,” katanya. (ARI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top