GERBANG PENDIDIKAN

Siswa SD Sinjai Ini Berjuang Melawan Maut Saat Pergi dan Pulang Sekolah

Siswa ini harus menyeberangi sungai setiap berangkat dan pulang sekolah. (Foto: istimewa)

SINJAI – Semangat menempuh pendidikan oleh siswa dan siswi SDN 193 Jenna di dusun Banoa desa Sukamaju kecamatan Tellu Limpoe begitu mendalam. Setiap hari mereka harus mengarungi sungai lantaran tidak ada jembatan di yang menghubungkan perkampungan mereka.

Siswa kelas II SDN 193 Jenna, Salsabila saat ditemui FAJARONLINE.CO.ID, Senin (28/5/2018) bertutur, dia bersama rekannya terpaksa mengambil jalan pintas ini. Sebab, jalan yang tersedia cukup jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki.

Karena itu, tiap hari mereka harus berangkat pukul 06.00 wita. Untuk sampai tepat waktu ke sekolah. Mengenakan pakaian biasa dan tidak memakai sepatu.

“Rumah saya sangat jauh dari sekolah, saya lewat jalan pintas agar cepat sampai, nanti di dekat sekolah baru kami pasang seragam. Supaya tidak basah saat menyebrang sungai,” ujarnya, Senin (28/5/2018).

Saat musim hujan seperti ini, arus sungai sangat deras. Akan tetapi mereka tetap menyebrang. Meski nyawa menjadi taruhannya. Demi mendapat ilmu pengetahuan dari guru.

Kadang pula mereka dibantu menggunakan rakit dari pohon pisang. Bukan untuk dinaiki. Melainkan hanya sebagai pegangan. “Semoga pemerintah memperhatikan nasib kami di pelosok,” pintanya. (FajarOnline)


Author : Rasid

======================
--------------------

Berita Populer

To Top