NEWS UPDATE

Skenario Disiapkan Hadang Sapteno Pimpin Unpatti Lagi

MESKI adem ayem, namun suksesi pemilihan rektor Universitas Pattimura Ambon yang akan berlangsung pertengahan tahun 2019 ini mulai diskenariokan.

Tak tanggung-tanggung, ada skenario untuk melengserkan Prof Dr Nus Sapteno yang adalah incumben di universitas negeri terkemuka di Maluku itu.

Berdasarkan data yang diperoleh Rakyat Maluku dari sumber terpercaya, ada beberapa nama yang sudah mulai mengambil ancang-ancang untuk ikut bertarung.

Mereka masing-masing, Dekan Fakultas Hukum, Dr. Rory Akyuwen, Direktur Pasca Sarjana Prof Dr Alex Retraubun, Dekan Fakultas FKIP, Prof Dr. Theresia Laurens, Dekan FISIP, Prof Dr Tonny Pariela  dan Dekan Fakultas MIPA, Prof Dr Pieter Kakisina.

Diinformasikan, ada tiga nama yang punya peluang mengalahkan Nus Saptena sebagai incumben. Mereka adalah Prof Dr. Alex Retraubun, Prov Dr Theresia Laurens dan Prof Dr Pieter Kakisina.

”Iya ada tiga nama yang punya peluang merobohkan incumben. Kalau pa Alex Retraubun itu karena beliau adalah mantan wakil menteri perindustrian dan punya jaringan ke pusat,” ujar sumber.

Sementara untuk Theresia Laurens dan Pieter Kakisina, kedua figur ini dipastikan akan berkoalisi pada tahapan tiga besar.

”Jadi jika salah satu dari Laurens atau Kakisina yang lolos di tiga besar maka mereka akan berkoalisi dan yang paling penting adalah mereka pasti didikung oleh Dirjen Bimas Kristen Kementrian Agama RI. Prof Thomas Pentury yang juga mantan rektor Unpatti,” tambah sumber.

Sementara nilai tambah lainnya bagi Theresia Laurens jika lolos tiga besar adalah, dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang baru, karena Laurens sendiri punya hubungan berdasarkan latar belakang kedaerahan dengan Barnabas Nataniel Orno yang segera akan dilantik menjadi wakil gubernur Maluku.

Sementara itu, berdasarkan data lain yang dihimpun koran ini, peluang tumbangnya Sapteno di pilrek Unpatti sangatlah besar, dikarenakan sejauh ini banyak aksi protes atas kepemimpinannya.

Hal itu dapat dilihat dari mulai munculnya aksi-aksi demonstrasi mahasiswa di kampus itu, antara lain, demonstrasi menolak BLU dan demonstrasi mahasiswa program study olahraga yang memprotes minimnya sarana pendukung di kampus tersebut.

Selain itu, Sapteno juga diinformasikan mulai tidak disenangi oleh jaringannya yang terbangun di pusat saat dirinya mengalahkan Thomas Pentury. Itu karena ada beberapa deal politik yang tidak terealisasi hingga akhir masa kepemimpinannya. Lagi pula, saat pilrek nanti, dipastikan sudah ada menristek baru. 

”Jadi kans untuk incumben bisa kalah itu sangat besar, apa lagi kandidat-kandidat yang maju punya dikungan basis yang jelas karena mereka adalah dekan, sementara Sapteno mendapat tantangan dari basisnya sendiri di Fakultas Hukum karena Dekan Fakultas Hukum, Rory Akyuwen sendiri ikut maju untuk bertarung,” beber sumber lainnya. (CIK)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top