NEWS UPDATE

Sudah 3 Hari Pencarian, Nelayan Latuhalat Belum Ditemukan

RakyatMaluku.com – MEMASUKI hari ketiga pasca hilangnya Simon Kariu dan Lukas Pierz, dua nelayan asal Latuhalat ketika melaut, tim SAR Ambon yang dibantu Bakamla serta nelayan dan keluarga para korban terus melakukan pencarian namun belum juga mendapatkan hasil.

Pencarian ini terhambat hujan lebat disertai angin yang berkisar antara 2 – 15 knots, serta tinggi gelombang 0.1 – 1.0 meter.

“Sampai saat ini pencarian masih nihil. Kita mulai melakukan pencarian sejak pukul 08.24 sampai 17.30 WIT. Nanti kita lanjutkan besok (hari ini),” ujar Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin, kepada Rakyat Maluku, kemarin, Jumat 24 Agustus 2018.

Menurutnya batas waktu pencarian awal tujuh hari, kalau tidak ada tanda-tanda diketemukan korban, pencarian dihentikan sementara.

“Namun, tetap dilakukan pemantauan, dan itupun setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan aparat pemerintah setempat dan unsur potensi SAR yang terlibat,” tandas Muslimin.

Seperti diketahui , dua nelayan asal Desa Latu­halat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Simon Kariu (45) dan Lukas Piterz (32) hilang di laut saat memancing, Rabu, 22 Agustus 2018.

Hilangnya nelayan ini kemudian dilaporkan salah satu keluarga korban, Febby Lekatompessy kepada Basarnas Ambon. Kepala Kantor SAR (Kansar) Ambon Muslimin mengatakan, kedua warga Latuhalat yang dinya­takan hilang, itu melaut di sekitar Laut Banda dan Laut Ambon bagian selatan. Mereka keluar mencari ikan pada, Selasa, 21 Agustus 2018 malam. Namun, sampai pagi Simon Kariu dan Lukas Piterz, belum juga kembali ke rumah, karenanya dila­kukan pencarian.

“Simon Kariu, dan Lukas Piterz melaut di sekitar Perairan Desa Latuhalat (Laut Banda – Perairan Selatan Pulau Ambon) Posisi 3° 58.978’S – 128° 34.916’ E. sampai dengan info diterima korban belum kembali,” tandas Muslimin. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top