---------
BERITA COVID-19

Sudah Divaksin, Tetap Berlaku Antigen

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, — Setiap pelaku perjalanan harus memiliki bukti keterangan rapid antigen dari rumah sakit, sekalipun telah mengikuti program vaksinasi dari pemerintah.


Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, banyak dari masyarakat yang berasumsi bahwa rapid antigen tidak lagi berlaku bagi pelaku perjalanan keluar daerah jika sudah divaksin. Padahal, tujuan vaksinasi itu adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena virus atau penyakit tersebut.

Vaksinasi merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit, biasanya berupa virus atau bakteri yang dilemahkan atau sudah mati, bisa juga hanya bagian dari virus atau bakteri. “Jadi, sekalipun seseorang pelaku perjalanan telah divaksin, tetap saja aturan rapid antigen berlaku. Sejauh ini belum ada perubahan aturan itu,” ujar Richard.

Ia menjelaskan, aturan dari pemerintah pusat dalam hal ini kementerian perhubungan mewajibkan rapid antigen bagi pelaku perjalanan, meski seseorang itu telah divaksin.

Sebab, orang yang sudah divaksin tidak berarti dia tidak akan lagi terserang virus. Dia bisa saja terserang virus, namun resikonya sangat kecil sekali dibandingkan dengan orang yang sama sekali tidak divaksin.

“Untuk itu, setiap pelaku perjalanan diwajibkan untuk melakukan rapid antigen, sebagai bagian dari antisipasi. Jadi rapid antigen tetap berlaku, meski sudah divaksin,” tandasnya. (SAH)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top