AMBONESIA

Susun Ranperda Kemiskinan, DPRD Sukabumi Datangi Ambon

RakyatMaluku.com – DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja di Kota Ambon, Selasa, 28 Agustus 2018.

Kunjungan kerja anggota DPRD Kota Sukabumi ini dalam rangka menggali informasi terkait penerapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kemiskinan untuk kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) di Kota Sukabumi.

Meskipun Maluku merupakan daerah yang menempati posisi keepat termiskin di Indonesia, namun Kota Ambon menjadi daerah yang telah ditetapkan sebagai target untuk penambahan referensi terhadap Ranperda Kemiskinan di Kota Sukabumi.

Ketua DPRD Kota Sukabumi, Yunus Suhandi, kepada wartawan mengatakan, terdapat beberapa indikator yang menjadi pertimbangan DPRD Sukabumi untuk mencari referensi di Ambon terhadap ranperda kemiskinan yang saat ini tengah dalam tahap penggarapan.

“Kami melihat pertumbuhan di Kota Ambon ini sangat baik, apalagi dari sisi kemiskinan. Dan kami belajar banyak dari Kota Ambon, misalnya, Kota Ambon bisa kembali bangkit untuk berbenah pasca konflik kemanusiaan tahun 1999,” kata Yunus.

Dia menilai, pemerintahan Kota Ambon adalah salah satu daerah yang sangat pro dengan masyarakat sehingga kondisi Kota Ambon tidak seperti Kota lainnya. Oleh sebab itu, pihaknya menetapkan Kota Ambon sebagai target untuk melakukan studi banding terhadap penyusunan ranperda itu. “Kami tidak melihat dari peringkat Maluku sebagai provinsi termiskin ke empat di Indonesia, namun yang kami lihat disini adalah, bagaimana regulasi pemerintah Kota Ambon yang sangat pro rakyat. Itu dibuktikan sendiri dengan tidak ditemukannya, masyarakat yang berprofesi sebagai pengemis di Kota Ambon,” kata dia.

Ketua DPRD Sukabumi asal Fraksi Partai Golkar itu juga mengaku, selain faktor tidak adanya pengemis di Kota Ambon, faktor penanganan pemerintah terhadap kemiskinan juga menjadi daya tarik untuk mendulang banyak pelajaran di kota Ambon. “Ada penanganan yang serius dari pemerintah dan masyarakat, terkait kemiskinan. Yang menjadi panutan disini adalah, kami harus bisa mengadopsi semua cara-cara penanganan kemiskinan yang dilakukan pemerintah di sini.” Bagi dia, penanganan pasca 1999 juga oleh pemerintah Kota Ambon, sangat dikagumi. Sebab walaupun telah berhadapan dengan konflik horizontal, Kota Ambon kini bisa kembali bangkit dari berbagai sisi, salah satunya ekonomi dan seni. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top