NEWS UPDATE

Tambang Galian CV Batu Prima Merusak Lingkungan Di Air Sakula

Aksi demo aliansi pemerhati lingkungan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis 31 Januari 2019

ALIANSI  Pemerhati Lingkungan mendesak Gubernur Maluku, Said Assagaff, untuk segera mencabut izin dan menutup tambang galian batuan milik CV Batu Prima Yang beroperasi di Dusun Air Sakula, Desa Laha Kecamatan Teluk Ambon.

Desakan tersebut disampaikan aliansi tersebut   saat menggelar  aksi demo di Kantor Gubernur Maluku, Kamis 31 Januari 2019.

Dalam orasi mereka, apa yang dilakukan CV Batu Prima membuat warga Dusun Air Sakula, Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, resah.  Karena akibat tambang ini, warga dusun setempat tak dapat memperoleh air bersih.

Selama ini masyarakat Dusun Air Sakula memanfaatkan air Waesakula untuk di konsumsi. Namun, sejak beroperasi Batu Prima, warga tak lagi mengambil air di Waesakula. 

“Kami minta Gubernur Maluku Said Assagaff untuk mencabut surat keputusan Nomor 74 tahun 2016. Sekaligus mencabut izin CV. Batu Prima, termasuk izin UKL-UPL,” kata Tamsil Gunakan, saat berorasi.

Menurutnya, CV Batu Prima sejak beroperasi tahun 2012 lalu, hing kini melakukan banyak kerusakan lingkungan di Laha khususnya Dusun Air Sakula. 

Menanggapi tuntutan warga ini,  Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Maluku, Junan Tan, mengatakan pemerintah Provinsi Maluku segera mengambil langkah-langkah penting untuk hal tersebut.

“Mengenai tuntutan ini, kita (Pemprov Maluku) telah mengambil langkah-langkah penting. Nanti kita lihat kedepannya, karena hasilnya memang sudah ada,”  tandas Junan. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top