Uncategorized

Tekan Golput, KPU Aru Gencar Sosialisasi

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Kepulauan Aru, Yoseph Sudarso Labok, saat melakukan sosialisasi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019 tanggal 19 Januari 2019 kepada masyarakat Desa Durjela, Aru. IST

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru di awal tahun 2019 ini sudah melakukan beberapa kegiatan tahapan Pemilu.

Diantaranya, pelantikan penambahan dua anggota PPK pasca putusan Makamah Konstutusi (MK) dilakukan tanggal 2 Januari 2019, perekrutan dan pengukuhan relawan demokrasi berjumlah 55 orang tanggal 9 Januari 2019. Tatap Muka bersama komunitas masyarakat adat yang dilakukan relawan demokrasi bersama KPU Kabupaten Kepulauan Aru, tanggal 12 Januari 2019.

Simulasi pemungutan suara di desa Durjela tanggal 18 Januari 2019 dan sosialisasi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019 tanggal 19 Januari 2019.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Kepulauan Aru, Yoseph Sudarso Labok, saat dikonfirmasi, Senin (21/01), mengatakan, rangkaian kegiatan yang dilakukan semata-mata dalam rangka mensukseskan tahapan Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Semua program sudah terjadwal tinggal implementasinya di lapangan saja. Selain program lainnya, sosialisasi terus kami tingkatkan untuk menekan angka golput. Masyarakat kita ajak datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya, ” ujar Labok.

Kata Labok, dalam rangka membantu KPU, relawan demokrasi yang sudah dibentuk juga sudah diarahkan bertemu dengan masyarakat. Hal ini guna memberikan pemahaman dan pencerahan terkait dengan waktu pemilihan, tata cara pencoblosan dan informasi Pemilu lainnya.

“Dalam menjalankan aktifitasnya di lapangan, KPU Kepulauan Aru juga memfasilitasi para relawan demokrasi dengan baju rompi, kaos, topi, tanda pengenal serta sejumlah alat peraga sosial lainnya. “Target kita bagaimana masyarakat pemilih benar-benar mengerti dan mengetahui tahapan Pemilu 2019, sehingga keterlibatan masyarakat di Pemilu nantinya bisa meningkat, ” katanya. (NAM)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top