Uncategorized

Temu Anak Remaja GPM Di MBD Unik Dan Spesial

Albert Efraim Kofit

RakyatMaluku.com – TEMU atau bakudapa anak dan remaja Gereja Protestan Maluku tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dirancang oleh panitia pelaksana dengan cara yang unuk dan sepesial.

Karena itu, peserta kali ini boleh dikatakan cukup beruntung bisa menghadiri acara tersebut. Bagaimana tidak, selain lokasi pelaksanaan di daerah wisata yang sudah menjadi incaran wisatawan internasional sejak dulu, kegiatannya pun dirancang lain dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Kepada Rakyat Maluku, saat dihubungi per telepon tadi malam, Sekretaris Panitia Bakudapa Anak Dan Remaja Tahun 2018, Pendeta Albert Efraim Kofit mengatakan, pihaknya memastikan, bakudapa anak dan remaja GPM yang akan berlangsung mulai tanggal 7 September hingga 14 September bisa sukses.

‘’Ya, kegiatannya beda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Pendekatannya kolaboratif karena kami ingin mengubah persaingan antar anak dari masing-masing daerah dengan bejalar sambil bermain berdasarkan minat dan bakat mereka. Jadi bukan berlomba seperti sebelumnya,’’ jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, yang menarik adalah lokasi pelaksanaan yang sangat unik di Pantai Nyama Pulau Moa, pantai yang sangat indah dan eksotik.

‘’Kami juga ingin memperkenalkan pariwisata di MBD khususnya di Pulau Moa yang sangat eksotik kepada para peserta, karena potensi-potensi wisata itu belum banyak dikenal oleh masyarakat Maluku, bahkan secara nasional,’’ paparnya.

Ia menambahkan, Pantai Nyama adalah pantai yang sangat indah, berpasir putih halus dan arealnya sangat panjang serta ada padang rumput yang sangat luas sehingga akan menjadi lokasi perkemahan yang indah.

‘’Kami pastikan, peserta akan berdecak kagum ketika sampai di lokasi nantinya,’’ tambah dia. Selain Pantai Nyama, kata Kofit, ada beberapa destinasi wisata lain, seperti Gunung Kerbau yang letaknya berdakatan dan dipastikan akan menambah kekaguman pesrta.

Menyinggung tentang persiapan, Kofit katakan, secara keseluruhan persiapan kegiatan ini sudah mencapai 70 persen.

‘’Kami saat ini sementara merampungkan penyelenggaraannya. Kami sedang berada di Jakarta untuk melobi kapal Pelni, kapal yang representatif dan mudah-mudahan bisa berhasil,’’ ujarnya.

Ia menyebutkan, kapal direncakan akan berangkat membawa seluruh peserta dari Ambon pada tanggal 7 September 2018 dan akan tiba di Moa pada keesokan harinya.Kofit menambahkan, pihaknya berkepentingan untuk menghadirkan kapal sendiri untuk memuat peserta dari Ambon karena memang di atas kapal nanti ada agenda yang akan dilaksanakan yaitu, berlayar bersama Menteri Susi dan pengenalan bahari serta pengenalan potensi pariwisata MBD‘’Kalau untuk agenda berlayar sehari bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, kami belum bisa dipastikan karena baru memasukan surat permohonan. Semoga bisa disetujui,’’ ungkapnya.

Tentang lokasi, Sekretaris Klasis GPM setempat ini mengatakan sudah rampung 70 persen pula.‘’Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Maluku Barat Daya (MBD) yang mensuport penuh kegiatan ini, mulai dari pembangunan tenda, mempersiapkan fasilitas air bersih dan lain-lain,’’ sebut dia.

Albert Efraim Kofit meminta dukungan doa semua pihak agar kegiatan gerejawi ini bisa berlangsung dengan baik dan sukses. (NAM)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top