AMBONESIA

Tiga Hari Terlantar, Ratusan Pemudik Asal SBT Akhirnya Bisa Mudik

RakyatMaluku.com – RATUSAN pemudik asal Seram Bagian Timur (SBT) yang sempat terlantar di pelabuhan Slamet Riadi pantai Mardika Kota Ambon akhirnya bisa bernafas lega setelah diberangkatkan pada Senin (11/5/2018) pagi.

Ratusan pemudik itu kini telah diberangkatkan dengan kapal cepat lain setelah kapal yang sedianya akan mengangkut para penumpang tersebut sebelumnya mengalami kerusakan pada mesin. Akibat dari kerusakan itu sehingga ratusan para pemudik itu ditunda keberangkatannya selama tiga hari.

Para pemudik yang sempat terlantar selama tiga hari di pelabuhan Slamet Riyadi bisa menikmati perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran Idul Fitri bersama keluarga.

Mereka diberangkatkan dengan menggunakan kapal milik swasta, yakni kapal cepat dengan tujuan Geser, Air Nanang, Wakate, dan Teor Kabupaten SBT.

Mohammad Sahwan Arey, salah satu penumpang mengatakan para penumpang kini telah bernafas lega setelah diterlantarkan selama tiga hari akibat kerusakan mesin kapal yang akan ditumpangi para pemudik.

“Atas nama warga SBT yang hari ini mudik dengan kapal cepat, hari ini kami berterima kasih yang sebesar besarnya kepada pihak perhubungan dan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease yang punya itikad baik untuk bisa membantu percepat proses mudik untuk berlebaran dengan keluarga kami,” ujar Muhammad.

Kata dia, sebelumnya para pemudik melakukan upaya komunikasi dengan pihak perhubungan dan kepolisian untuk mempercepat keberangkatan yang sempat tertunda selama tiga hari. Dan atas niat dan itikad baik telah merespon dan membantu para pemudik untuk segera dipulangkan menggunakan kapal swasta lainnya.

Pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) memastikan, permasalahan pemudik asal SBT yang menggunakan jasa angkutan laut dinyatakan selesai. Hendrik, salah satu petugas KSOP Ambon mengatakan untuk melancarkan keberangkatan itu, pihaknya menggantikan kapal yang rusak itu dengan kapal cepat Cantika Torpedo.

“Kita menggantikan kapal sebelumnya dengan kapal Cantika Torpedo untuk mengangkut para pemudik yang sempat tertahan selama tiga hari, tanpa ada yang tertinggal,” jelasnya. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top