NEWS UPDATE

Tim SAR Hentikan Pencarian Dua Nelayan Latuhalat

RakyatMaluku.com – TIM SAR dan Badan Keamanan Laut (Ba­kamla) Ambon untuk semen­tara meng­hentikan proses pencarian dua nelayan asal Desa Latuhalat, Keca­matan Nusaniwe, Kota Ambon, yakni Simon Kariu dan Piterz, pada, Rabu, 22 Agustus 2018, lalu.

Sejak dinyatakan hilang, Tim SAR dan Basarnas Ambon terus melakukan pencarian di sekitar sebelah selatan Laut Banda dan perairan Ambon namun belum membuahkan hasil.

‘‘Proses pencarian ini sudah berlangsung se­lama tujuh hari di laut selatan Pulau Am­bon, Ambalau, dan Maluku Utara. Sayang dari pencarian itu, tidak membuahkan ha­sil. Olehnya, pen­carian tahap per­tama akan di­hentikan sementara. Tahap pertama ya sudah dilakukan namun tak ada tanda-tanda korban ditemukan,” kata Kepala Kantor SAR Ambon Muslimin, kepada wartawan, Selasa 28 Agustus 2018.

Meskipun nantinya pencarian di­hentikan, tapi tim SAR tak berdiam diri. Pihaknya, lanjut Muslimin, tetap memantau perkembangan hilangnya Simon dan Piterz.

“Tetap dilakukan pemantauan dan apabila ada info terbaru akan dibuka kembali. Sudah ada kesepakatan keluarga korban, untuk sementara dihentikan pencarian, “ jelasnya.

Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, dua nelayan asal Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Simon Kariu (45) dan Lukas Piterz (32) hilang di laut saat memancing, Rabu, 22 Agustus 2018. Hilangnya dua nelayan ini kemudian dila­porkan salah satu keluarga korban, Febby Lekatompessy kepada Basarnas Ambon.

Kepala Kan­tor SAR (Kansar) Ambon Muslimin mengatakan, kedua warga Latuhalat yang dinyatakan hilang, itu melaut di sekitar Laut Banda dan Laut Ambon bagian selatan. Mereka keluar mencari ikan pada, Selasa, 21 Agustus 2018, malam. Namun, sampai pagi harinya Simon Kariu dan Lukas Piterz, belum juga kembali ke rumah, karenanya dilakukan pencarian.

“Simon Kariu, dan Lukas Piterz melaut di sekitar Perairan Desa Latuhalat (Laut Banda – Perairan Selatan Pulau Ambon) Posisi 3° 58.978’S – 128° 34.916’ E. sampai dengan info diterima korban belum kembali,” kata Muslimin kepada wartawan, kemarin. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top