HUKRIM

TNI Tangkap DPO Penjual Anak di Saparua

RAKYATMALUKU.COM – MALTENG, – Anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku Batalyon Infanteri (Yonif) 732/Banau, menangkap WL di Desa Noloth, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat, 28 Agustus 2020.


WL merupakan pelaku penjualan anak di bawah umur yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polda Maluku. Tertangkapnya pria 20 tahun ini setelah pemerintah Negeri Noloth, memberitahukan kepada Satgas Pos Tuhaha SSK III.

Mendapat berita tersebut, empat personil Pos Tuhaha SSK III di bawah kendali Danpos Tuhaha SSK III, Serda Sasminto, bergegas mendatangi kediaman Raja Mesak Huliselan guna mendapat keterangan foto pelaku, rumah pelaku dan rancana penangkapan yang akan dilakukan.

Penangkapan WL dilakukan Jumat pukul 23.15 WIT di rumah warga berinisial DP, yang sudah dicurigai menjadi tempat tinggal yang bersangkutan. Penangkapan secara keseluruhan berjalan lancar dengan tidak ada perlawanan dari pelaku.

Setelah ditangkap, pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Saparua pada Sabtu, 29 Agustus pukul 00.15 WIT.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Inf Suhendar Suryaningrat membenarkan penangkapan itu. “Iya. Benar, semalam personel Satgas Pos Tuhaha tangkap DPO perdagangan anak,” ungkap Dansatgas yang juga Danyon 732 kepada RakyatMaluku.com, via seluler, Sabtu, 29 Agustus 2020.

Dijelaskan, penangkapan terhadap WL tak lepas dari data yang diperoleh pihaknya bahwa WL masuk DPO karena perdagangan anak. Dari iinformasi itu Satgas menindaklanjutinya dengan melakukan penangkapan.

WL, sambung Dansatgas, datang ke Noloth pada 11 Agustus 2020 dengan alasan mengantar teman perempuan yang sakit berinisial IP dan menjadikan rumahnya untuk menginap.

Tambah Letkol Suhendar, WL ini, sudah mempunyai catatan hitam, yakni pada Maret 2020, yang bersangkutan baru saja keluar dari Penjara selama 9 bulan dengan kasus pencurian. “Penangkapan berjalan dengan aman dan lancar. Pos Tuhaha SSK III juga bereterimakasih atas kerja sama dari seluruh pihak untuk penangkapan pelaku tersebut. Semoga kedepannya akan tercipta suasana dan situasi yang semakin kondusif,” kata dia. (*)


======================
--------------------

Berita Populer

To Top