Uncategorized

Tuasikal Harapkan Peran Aktif IDI Bangun Malteng

Suasana Musyawarah Cabang Anggota IDI Kabupaten Malteng. Pada kesempatan itu Asisten I Sekkab Malteng Drs.Wem Istia memberikan sambutan pada acara yang dipusatkan di Ruang Pertemuan Lounusa Beach, Sabtu, (21/7/18).

RakyatMaluku.com – BUPATI Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Tuasikal Abua berharap organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Maluku Tengah dapat terus berkontribusi dalam membangun daerah, terkhusus melalui bidang kesehatan.

Secara khusus, kepada para tenaga dokter, diharapkan dapat mengaktualisasikan tanggung jawab profesinya sebagai petugas kesehatan dimanapun berada di wilayah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Harapan ini disampaikan bupati dalam sambutannya pada kegiatan Musyawarah Cabang Anggota IDI Kabupaten Malteng yang dibacakan Asisten I Sekkab Malteng Drs.Wem Istia, pada Sabtu, (21/7) yang dipusatkan di Ruang Pertemuan Lounusa Beach.

“Seluruh program, kebijakan dan agenda serta keputusan- keputusan penting lainnya yang dihasilkan dalam Muscab ini seyogyanya dapat diarahkan untuk mengoptimalkan pembangunan kesehatan di Kabupaten Maluku Tengah. Untuk itu seluruh anggota IDI Cabang Maluku Tengah harus selalu bersemangat membangun daerah,” harap Tuasikal.

Untuk agenda Muscab, Bupati pada prinsipnya mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan yang bertujuan mengevaluasi program kerja, memilih figur yang tepat untuk memimpin IDI pada periode berikutnya, serta untuk merumuskan berbagai kebijakan strategis organisasi profesi dokter di masa mendatang.

“Mudah-mudahan, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan profesionalisme, pengabdian para dokter dan meningkatkan citra organisasi Ikatan Dokter Indonesia Cabang Maluku Tengah. Selain itu, manfaatkan momentum Muscab sebagai ajang silaturahmi untuk menghasilkan figur kepemimpinan IDI Kabupaten Maluku Tengah periode 2018-2021 yang memiliki integritas, kredibilitas tinggi, berkualitas, bertanggung jawab dan siap memajukan IDI Cabang Maluku Tengah untuk tiga tahun mendatang,” tandasnya.

Pembangunan kesehatan di MalukuTengah, diakuinya masih diperhadapkan dengan tantangan yang cukup rumit. Diantaranya, soal keberadaan tenaga dokter maupun tenaga medis Iainnya, kasus-kasus kegawatdaruratan maupun kasus-kasus yang tergolong rumit dan hangat di kalangan masyarakat umum hingga masalah belum seimbangnya ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan dengan jumlah masyarakat.

Terkait itu, pemerintah sangat membutuhkan bantuan, dukungan dan perhatian serius dari para dokter yang mengabdi di daerah ini.

“Dengan dukungan dan pengabdian para dokter yang maksimal, peningkatkan akses, kualitas. Dan pelayanan kesehatan yang lebih bermutu, merata dan murah kepada masyarakat dapat diwujudkan,” ujarnya. (CHN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top