NEWS UPDATE

Umrah Bersama Ar Rahmah Ambon, Kalau Ada Yang Dekat Mengapa Harus Pilih Yang Jauh

RakyatMaluku.com – BULAN Ramadan 1439 H tahun ini tentu sangat berarti bagi jamaah umrah di bawah Yayasan Ar Rahmah Ambon. Bulan yang penuh berkah ini benar-benar dimanfaatkan oleh mereka selain melaksanakan salat wajib dan sunnah serta tuntunan dalam berumrah, mereka juga memanfaatkan waktunya untuk melakukan ziarah ke tempat-tempat bersejarah. Tempat di mana pilar-pilar peradaban Islam dibangun oleh Rasulullah Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, setibanya di Kota Madinah kami langsung memanfaatkan waktu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah umrah. Termasuk berziarah mengunjungi tempat-tempat bersejarah,” ujar Pimpinan Yayasan Ar Rahmah Ambon Habib Muhammad Rifqi Alhamid dari Madinah, tadi malam.

Tempat dimana dulu, kata Habib Rifqi, Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabat menegakkan sejarah peradaban Islam. Ini merupakan salah satu objek sejarah yang selalu dikunjungi baik oleh jamaah haji maupun jamaah umrah.

Salah satunya adalah berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dan mengambil salat Arbain. Mengunjungi Masjid Qiblatain, mengunjungi Baqi yakni makam para sahabat Nabi Muhammad, dan para syuhada. Dan mengunjungi Bukit Uhud.

Ini untuk kesekian kalinya yayasan yang dipimpin Habib Rifqi ini memberangkatkan jamaah umrah di bulan Ramadan. Dipilihnya bulan Ramadan karena di bulan ini banyak calon jamaah umrah yang diberangkatkan dari berbagai negara memilih bulan Ramadan sebagai bulan spesialis.

Tentu salah satu keistimewaan karena di bulan ini Allah SWT melipatgandakan pahala bagi yang berumrah. “Ini bulan spesial bagi mereka yang berpuasa. Dan, bagi yang pergi berumrah di bulan Ramadan ini pahalanya jauh lebih bernilai. Mereka yang berumrah pahalanya sama dengan berhaji. Salat sunnah dinaikkan pahalanya sama dengan salat wajib,” ujarnya.

Setelah melaksanakan rangkaian ibadah di Madinah rombongan jamaah umrah ini kemudian bertolak menuju Makkah. Perjalanan menuju Makkah ditempuh lebih 470 Km menggunakan bis. Selama perjalanan terlihat hamparan gurun pasir dan bukit-bukit bebatuan sepanjang mata memandang.

Perjalanan umrah Yayasan Ar Rahmah ini kerab disebut perjalanan “spesial”. Selain karena nilai perjalanannya dilaksanakan di bulan Ramadan perjalanan kali ini tergolong lama. Yakni 17 hari perjalanan sampai kembali ke Ambon.

Setelah seharian perjalanan ditempuh dari Bandara Pattimura Ambon, mereka kemudian diterbangkan menuju Jakarta. Dari Jakarta langsung diterbangkan menuju Bandara Muhammad Bin Abdulaziz, Madinah, ditempuh dalam waktu lebih delapan jam di udara.

Setelah usai melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dan ziarah di Madinah, Senin, 28 Mei 2018, para jamaah umrah ini menuju Makkah diawali dengan umrah. Setelah semua rangkaian umrah, sai, dan tahalul, diikuti dengan ziarah ke tempat-tempat bersejarah seperti ke Jabal Rahmah dll.

Melalui Yayasan Ar Rahmah ini, menurut Habib Rifqi, sudah banyak masyarakat muslim Kota Ambon/Maluku memilih yayasan ini sebagai sarana untuk berumrah. Beda dengan yang lain, sebagai pembimbing umrah langsung ditangani oleh Habib Rifqi.

Selain pengurusan administrasinya yang mudah dan terjangkau, salah satu kelebihan yang dimiliki yayasan yang berkantor pusat di Kota Ambon ini karena saat yang sama para jamaahnya bisa langsung diterbangkan dari Ambon menuju Madinah via Jakarta.

“Kalau sudah ada yang dekat, mengapa harus pilih yang jauh,” ujar Habib Rifqi yang memilih slogan yayasan yang dipimpinnya itu. (DIB)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top