AMBONESIA

UNBK SMK Muhammadiyah Ambon Dibuka Kabid PKLK Dinas Pendidikan Maluku

Kabid PKLK Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Jahja S. Baljanan, menyampaikan sambutan sebelum pelaksanaan UNB-SMK Muhammaadiyah Ambon

PELAKSANAAN  Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) secara serentak berlangsung pada Senin 25 Maret kemarin. Di SMK Muhammadiyah Ambon, pelaksanaanya secara resmi dibuka Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Jahja S. Baljanan, bertindak sebagai pemantau ujian mewakili Kepala Dinas Pendikan Provinsi Maluku.

Dalam arahan singkatnya, Baljanan berharap pencapaian hasil UNBK  ditahun ini dapat meningkat melebihi tahun-tahun kemarin. Diapun berharap siswa SMK Muhammadiyah Ambon mampu membuktikan kemampuan dan kualitas akademiknya.

“Mengingat UNBK tahun ini di SMK Muhammadiyah adalah tahun ketiga maka yang diharapkan kualitas hasilnya,”harap Baljanan.

Baljanan lantas mendorong pihak SMK Muhammadiyah Ambon terus mempersiapkan peserta didiknya baik dari sisi keterampilan maupun kemampuan akademiknya jauh sebelum mereka diperhadapkan dengan pelaksanaan UNBK.

“Saya yakin peserta ditahun ini sudah disiapkan dengan maksimal. Tetapi kedepan siswa harus ebih dimantapkan lagi  sehingga mereka lebih baik dari tahun ini,” katanya.

Dia menambahkan, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku kedepan akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana pendukung UNBK bagi sekolah-sekolah yang masih memiliki keterbatasan.

Ketua Majelis Dikdasmen Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Maluku Nizam Idary Toekan mengungkapkan, Muhammadiyah memiliki sejumlah amal usaha diantarnya 12 SMA dan 3 SMK.  Dari 3 SMK  dua diantaranya sudah melaksanakan UNBK yakni SMK Muhammadiyah Ambon dan SMK Muhammadiyah Masohi. Sementara 11 SMA ditahun inipun sudah melaksanakan ujian berbasis komputer. 

“Jadi sudah 13 sekolah kita di Provinsi Maluku baik SMA maupun SMK  melaksanakan UNBK. Kedepan kita dorong lagi sisa 1 SMA dan SMK untuk juga melaksanakan UNBK,”ungkap Toekan.

Menurut Dia, bertambahnya jumlah SMA dan SMK Muhammadiyah di Maluku sebagai sekolah pelaksana UNBK membuktikan komitmen Pengurus Wilayah Muhammadiyah Maluku untuk mendukung program pemerintah dalam upaya pengembangan mutu pendidikan di Maluku. Sebab, suksesnya UNBK menjadi salah satu instrumen pengukur mutu lulusan.

Melalui UNBK ini kata Toekan, asas manfat yang diperoleh adalah siswa dapat bersungguh-sungguh melaksanakan ujian nasional secara teori. Sebab, dari sisi proses persiapan keterampilan juga sudah cukup baik.

“Prinsipnya kami dari Majelis Dikdsamen sangat optimis dengan berbagai persiapan yang dilakukan siswa SMK Muhammadiyah Ambon dapat mencapai hasil yang memuaskan paling tidak lulus dengan presentasi 5,5 nilai terendah,” harapnya.

Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku merasa bangga dari jumlah total SMA dan SMK Muhammadiyah di Maluku hampir 100 persen sudah dapat melaksanakan ujian dengan sistem komputerisasi.

“Kami sebagai pengurus Wilayah merasa bangga  bahwa hampir 100 persen SMA/SMK Muhammadiyah sudah terdata sebagai sekolah pelaksana UNBK,” ujar Ahmad Kubangun dalam arahannya.

Kubangun juga memberikan apresiasi dan dorongan kepada Kepala SMK Muhammadiyah Ambon yang baru dalam melaksanakan tugas perdananya.

“Selamat dan sukses kepada kepala sekolah dan semua guru di SMK Muhammadiyah Ambon. Semoga melalui kegiatan ini dapat mendorong kita lebih meningkatkan kinerja dan kemampuan untuk mencerdaskan generasi bangsa.” kata Kubangun.

Siti Hajar Tukan

Sementara Itu, Kepala SMK Muhammadiyah Ambon, Ny. Siti Hajar Tukan merinci, jumlah peserta UNBK Tahun ini di SMK Muhammadiyah Ambon mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kalau tahun kemarin hanya 90-an orang tetapi tahun ini meningkat menjadi 104 orang,”rinci Ny. Siti.

Dikatakan, 104 peserta ujian ditahun ini dibagi untuk melaksanakan ujian dalam tiga sesi menggunakan satu ruang. Mereka berasal dari tiga jurusan yakni 51 siswa jurusan Tehnik Komputer dan Jaringan, 34 siswa jurusan Tehnik Instalasi Listrik dan 19 siswa dari jurusan Akuntansi.

Sebelum masuk ujian kata Ny. Siti, siswa sudah dipersiapkan melalui berbagai persiapan mulai dari  Penilaian Akhir Semester (PAS) dengan sistem ofline,  try out serta pelaksanaan simulasi.

“Melalui kesempatan itu kami terus mengevaluasi dan Alhamdulillah hasilnya cukup baik sehingga kami tetap optimis  siswa dapat meraih hasil yang maksimal,”tambahnya.

Sekedar diketahui, UNBK SMK akan memakan waktu 4 hari kedepan dimulai pada Senin 25 Maret kemarin. Dalam UNBK ini  tiga mapel di ujiankan diantaranya Mapel Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika serta ditambah dengan mapel produktid dihari terakhir.(CIK/ADV)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top