HUKRIM

Usai Pilkada Barkah Pattimahu Diperiksa Polisi

RakyatMaluku.com – KASUS dugaan penghinaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) oleh konsultan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Said Assagaff-Andreas Rentanubun, Barkah Pattimahu, akan diperiksa usai pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku. Pemeriksan lantaran ia dipolisikan PDIP Cabang Ambon melalui Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPC PDIP Kota Ambon Efandro Wattimury dan Wakil Ketua Bidang Maritim Elvis Saitmas Watubun, Kamis, 17 Mei.

Ini bermula dari komentar Barkah di salah satu media lokal, di mana ia menyebut PDIP berdiri karena unsur Partai Komunis Indonesia (PKI).

Atas dasar itulah, pungawa DPC PDIP Kota Ambon, marah sehingga persoalan ini dibawa ke ranah hukum.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pulau Ambon dan Pp Lease AKP R.E Adikusuma mengatakan, saksi-saksi lainnya telah dimintai keterangan, dan tinggal Barkah Pattimahu, saja yang belum. Barkah, sambung Kasat Reskrim, sebelumnya telah diundang, tapi tak datang.

“Sudah lima saksi yang kami periksa perihal dugaan pencemaran nama baik salah satu partai politik. Tinggal terlapor (Barkah Pattimahu) yang belum,” tutur Adikusuma kepada Rakyat Maluku, Senin, 25 Juni.

Setelah pemeriksaan Direktur Sinergi Data Indonesia (SDI), maka penyidik yang menangani masalah ini akan melakukan gelar perkara. Ekspos untuk memastikan kasus dihentikan atau dilanjutkan ke tahap penyidikan.
“Kita periksa terlapor dulu baru kita gelar perkara. Gelar perkara untuk mengetahui ada tidaknya unsur-unsur penghinaan atau pencmaran nama baik. Kalau ada kita tingkatkan ke tahap penyidikan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Barkah Pattimahu dipolisikan oleh Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPC PDIP Kota Ambon Efandro Wattimury dan Wakil Ketua Bidang Maritim Elvis Saitmas Watubun. laporan berdasrakan pernyaan Barkah Pattimahu di salah satu koran lokal di Kota Ambon, yang mengatakan PDIP berdiri bersama untuk PKI.  (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top